Menu

Mode Gelap
Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda Mencekam! Warga Bakar Gedung Negara Grahadi Surabaya Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri

Hukum & Kriminal · 2 Feb 2025 15:00 WIB

Penjual Gorengan di Klakah Lumajang Tewas Ditebas oleh Pelanggannya


					Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

Lumajang, – Robi, penjual gorengan di Desa/Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang ditebas tiga orang pelanggannya sampai meninggal dunia, Minggu (2/2/25).

Robi, warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang ditebas dengan menggunakan celurit oleh tiga orang yang diduga mengambil handphone milik adiknya.

Fendi, warga Desa Klakah menceritakan, kejadian itu bermula ketika ada tiga orang datang untuk membeli gorengan yang dijual oleh korban.

Karena begitu sibuknya melayani pelanggan, akhirnya korban tidak mengetahui kalau handphone milik adiknya sudah tidak ada lagi di meja jualannya.

Korban yang pada saat itu mencurigai tiga orang yang membeli gorengannya, langsung bergegas melihat Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi tempat ia berjualan.

Setelah diketahui siapa pelakunya, korban pun langsung menghampiri tiga orang yang baru saja membeli gorengannya.

Karena sudah menyulut emosi, cekcok antara korban dan pelaku tak terelakkan. Akibatnya, sebuah celurit terhunus dan langsung menebas tubuh korban  hingga tak berdaya.

“Kejadian itu gara-gara handphone, korban langsung menghampiri ketiga pelaku, karena sudah cekcok korban langsung tebas makai celurit, pelakunya bawa celurit sema,” kata Fendi.

Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Klakah, Aipda Lukas Christiawan membenarkan pembacokan di sekitar SPBU Klakah.

“Ya, benar ada pembacokan, peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB,” kata Lukas.

Untuk kelanjutan perkara tersebut, kata Lukas, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Rencananya, hasil penyelidikan akan diumumkan pada Senin (3/2/2025),” tuturnya.

Sedangkan jenazah Robi saat ini dibawa ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan autopsi.

“Kami masih menunggu hasil autopsi dan mengambil keterangan saksi, rencana besok polres akan umumkan hasil penyelidikan,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 492 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba

31 Agustus 2025 - 19:14 WIB

Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan

30 Agustus 2025 - 15:07 WIB

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Trending di Hukum & Kriminal