Menu

Mode Gelap
Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus

Politik · 20 Nov 2024 13:07 WIB

Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Saling Sindir soal Korupsi Pajak Pasir


					Debat terahir calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Perbesar

Debat terahir calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.

Lumajang, – Dalam debat publik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang saling sindir soal adanya Stockpile terpadu, Selasa (19/11/24).

Calon Bupati Lumajang nomor urut 01, Toriqul Haq menyampaikan, sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Lumajang pada periode sebelumnya, dirinya datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dirinya datang untuk meminta pendampingan terkait bagaimana penambangan pasir di Kabupaten Lumajang dan hasilnya adalah digitalisasi pajak pasir.

“Itu kongkrit, yang sekian lama para penambang melakukan pemalsuan pajak pasir. Oknum-oknum melakukan pemalsuan SKAB, yang itu tidak pada posisi menguntungkan pendapatan daerah, bahkan merugikan pendapatan daerah,” kata Thoriqul Haq.

Dari hasil pendampingan KPK, hingga adanya stockpile terpadu, pendapatan pajak pasir sebesar Rp21 miliar.

“Apa hasilnya dari pendampingan KPK, sejarah mencatat, Kabupaten Lumajang meraih pendapatan tertinggi tahun 2023 dari pajak pasir yakni, sebesar Rp21 miliar,” ungkapnya.

Kata Thoriq, kalau berbicara soal korupsi dan nepotisme, itu semuanya ada di dalam dan diusahakan jangan sampai sempit dalam memikirkan sebuah daerah.

“Jadi kalau berpikirnya soal korupsi, kemudian hanya ada di dalam, ya sempit mikirnya, dan akhirnya apa suudzon, kecurigaan. Begitu curiga akhirnya dendam dan ini tidak boleh. Kabupaten Lumajang banyak kasus terhadap orang-orang yang ada di luar pemerintahan, yang juga melakukan korupsi dan kolusi. Ada banyak oknum,” ucap Thoriqul Haq.

Menanggapi hal itu, calon Bupati Lumajang nomor urut 02 Indah Amperawati sepakat kalau berbicara soal digitalisasi pajak pasir karena memang sudah eranya.

“Tapi, kadang malingnya itu lebih pintar dari teknologinya. Jadi tetap lelang terbuka, tetap ekatalog, tapi di bawah meja masih terjadi gratifikasi,” kata Indah Amperawati.

Kata Indah, Kabupaten Lumajang masuk dalam zona waspada dari KPK pada tahun 2023. Tentu dengan adanya zonasi tersebut, ada pekerjaan yang berbeda pelaksanaannya.

“Artinya, antara implementasi dengan administrasi yang itu berbeda pelaksanaannya. Bukan saya yang menyimpulkan loh ya. Hal itu supaya menghasilkan sesuatu yang baik dan bisa dirasakan oleh masyarakat Lumajang,” kata Indah.

Ketika stockpile ada dan ketika sudah ditutup,  kata Indah, pada bulan Agustus, September dan Oktober tahun 2023, pada tiga bulan tersebut pendapatan pajak pasir di stockpile terpadu sebesar Rp4,6 miliar.

“Pada bulan yang sama, tepatnya tahun 2024, stockpile terpadu sudah ditutup, pendapatan pasir ini justru meningkat sebesar Rp7,7 miliar. Lumayan Cak, Rp3 miliar lebih peningkatannya,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dulu Duel saat Pilkada, PDI-P dan Partai Nasdem Kini Dukung Pemerintahan Gus Haris – Ra Fahmi

3 Juli 2025 - 21:34 WIB

Pemilu Nasional dan Pilkada Dipisah, Tantangan Baru bagi Partai Politik

30 Juni 2025 - 15:56 WIB

Pimpin Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania Siap Maju Pilkada

28 Juni 2025 - 18:50 WIB

Era Baru, Dini Rahmania Nahkodai Nasdem Kabupaten Probolinggo

28 Juni 2025 - 15:04 WIB

Tidak Ada Pemilu, Bawaslu Kota Probolinggo Gandeng Kelompok Cipayung Plus Kerjasama Bidang ini

20 Juni 2025 - 20:30 WIB

Pilkades Serentak di Pasuruan Terancam Ditunda, 17 Desa Gagal Gelar Pemilihan Tahun Ini

14 Juni 2025 - 15:35 WIB

Tingkat Partisipasi Tinggi, KPU Kota Probolinggo Terbitkan 2 Buku Riset Pilkada

29 April 2025 - 20:14 WIB

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Trending di Politik