Menu

Mode Gelap
Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

Hukum & Kriminal · 13 Nov 2024 12:57 WIB

Penjual Kopi Dibegal, Motor dan Barang Dagangannya Dibawa Kabur


					Motor korban sebelum dibegal. Perbesar

Motor korban sebelum dibegal.

Probolinggo, – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo. Rabu (13/11/2024) dini hari, aksi pembegalan terjadi di Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo sekitar pukul 01.00 WIB.

“Betul, korban merupakan warga desa kami, kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB tadi malam,” kata Kepala Desa Temenggungan, Muhammad Iqbal Ali, Rabu (13/11/2024).

Kades Iqbal menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperolehnya. Korban memang mempunyai rutinitas berjualan kopi di pinggiran jalur Pantura Kecamatan Kraksaan. Ia berjualan kopi dengan menggunakan motornya, yakni Vario dengan nopol L 6372 WZ, dan gerobak kopinya diangkut dengan motor tersebut.

“Jadi informasinya, korban ini semalam sempat melayani dua orang yang mengendarai motor Suzuki Satria FU yang membeli kopinya, itu sekitar 00.30 WIB,” ujarnya.

Setelah kedua pembelinya ini usai meminum kopi, korban pun bergegas mengemasi barang jualannya untuk pulang ke rumahnya. Tanpa sadar, ternyata kedua orang pembelinya yang mengendarai Satria FU ini membuntuti korban.

“Sesampainya di sekitar Tempat Pembuangan Sementara  (TPS) sampah sudah masuk Temenggungan, korban ini dibegal. Motornya bersama barang jualannya dibawa kabur oleh begal,” ujarnya.

Sementara, untuk identitas korban, Kades Iqbal mengaku, kurang mengetahui. Sebab, korban merupakan orang baru di desanya atau pendatang yang menikah dengan salah seorang warganya.

Hingga berita ini ditulis pukul 12.00 WIB, korban masih belum membuat laporan kepolisian terkait musibah yang dialaminya.

“Saya dapat info dari Pak Kades, namun untuk korban masih belum membuat laporan kepada kami. Tapi kami sudah berkoordinasi dengan kades agar korban segera membuat laporan,” kata Kapolsek Krejengan, AKP Marudji. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 220 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal