Menu

Mode Gelap
Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja? BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

Ekonomi · 19 Mei 2024 16:38 WIB

Harga Kambing di Pasuruan Mulai Meroket Mendekati Idul Adha


					NAIK: Harga kambing di Pasar di Kabupaten Pasuruan mulai meroket mendekati Idul Adha. (foto: Moch. Rois). Perbesar

NAIK: Harga kambing di Pasar di Kabupaten Pasuruan mulai meroket mendekati Idul Adha. (foto: Moch. Rois).

Pasuruan,- Sebulan menjelang Hari Raya Idul Adha, penjualan kambing di Kabupaten Pasuruan mulai mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari maraknya transaksi di Pasar Hewan Gondangwetan.

“Alhamdulillah, penjualan kambing mulai ramai. Sejak pagi sudah ada beberapa pembeli yang datang,” ujar salah satu penjual kambing di Pasar Hewan, Samsul Huda, Minggu (19/5/24).

Menurut Samsul, dari lima kambing yang ia bawa ke pasar, semua sudah laku terjual. Harganya bervariasi antara Rp1 juta hingga Rp4 juta per ekor.

“Hari ini sudah laku semua kambing saya, yang paling banyak diminati itu yang harganya Rp3.800,” ungkap Samsul.

Ia menambahkan, harga kambing saat ini mulai mengalami kenaikan. Biasanya dibawah Rp3 juta kini naik menjadi Rp3,5 juta sampai Rp4 juta.

“Harganya sekarang sudah naik. Kalau biasanya di bawah Rp3 juta, sekarang antara Rp3.800 sampai Rp4 juta,” Samsul menambahkan.

Kenaikan harga kambing ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga menjelang Hari Raya Idul Adha. “Biasanya semakin dekat dengan hari raya, harganya semakin naik,” ucap dia.

Salah seorang pembeli, Iwan mengatakan, ia memilih membeli hewan kurban jauh-jauh hari karena masih terbilang murah dibandingkan mendekati hari raya kurban nanti.

“Kalau beli sekarang harga Rp2,5 masih ada, kalau sudah mendekati hari raya sudah tidak ada, paling murah itu Rp3 juta,” cetus Iwan. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch Rochim

Artikel ini telah dibaca 253 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebanjiran Order, Persewaan Baju Karnaval di Pasuruan Raup Puluhan Juta

24 Agustus 2025 - 17:18 WIB

Dari Dapur Nenek ke Meja Milenial, Makanan Tradisional yang Menyatukan Zaman

24 Agustus 2025 - 15:15 WIB

Target Luas Tanam Tembakau di Kabupaten Probolinggo Belum Tercapai

18 Agustus 2025 - 17:22 WIB

Harga Tembakau di Probolinggo Mulai Melonjak, Tembus Rp 66 Ribu/Kg

15 Agustus 2025 - 14:48 WIB

Klaim Kondisi Sedang Tidak Baik, Gudang Garam Paiton tak Jamin Beli Tembakau

14 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Sidak Produsen dan Agen Beras di Pasuruan

14 Agustus 2025 - 17:48 WIB

Momentum Kemerdekaan, Okupansi Hotel di Bromo Naik hingga 70 Persen

12 Agustus 2025 - 18:57 WIB

Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, BWI Probolinggo Masifkan Sosialisasi

12 Agustus 2025 - 18:02 WIB

Penjual Bendera Musiman Marak, Namun Omset Kini Turun

8 Agustus 2025 - 18:10 WIB

Trending di Ekonomi