Menu

Mode Gelap
Partai Gerindra Tunjuk Rusdi Sutejo jadi Bacabup di Pilkada Pasuruan Korban Pembacokan di Tongas Bantah Goda Istri Pelaku SD Negeri di Lumajang Kekurangan Murid, Kok Bisa? KPU Gunakan PKPU 8 Tahun 2024 untuk Pilkada Kabupaten Probolinggo Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp100 Ribu Kapok! Dua Spesialis Maling Pikap di Pasuruan Diringkus Polisi

Peristiwa · 23 Mei 2023 18:34 WIB

Kasus Keracunan 20 Siswa SD, Polisi Tunggu Hasil Lab


					Pakai foto dok siswa yang dirawat di RSUD Moh. Saleh. Perbesar

Pakai foto dok siswa yang dirawat di RSUD Moh. Saleh.

Probolinggo – Penyelidikan kasus keracunan yang menimpa 20 siswa kelas 4 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Tahfidz Bintangku, Kota Probolinggo, Jumat (12/05/23) lalu masih berproses. Satreskrim Polres Probolinggo Kota masih menunggu hasil sampel minuman teh kemasan botol yang diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Surabaya.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Jamal mengatakan, hingga saat ini hasil lab belum ia terima. Yang jelas, polisi sudah memeriksa sejumlah pihak di antaranya, Kepala SDIT Tahfidz Bintangku, orangtua yang memberi minuman teh kemasan, serta sejumlah siswa.

“Saks- saksi tersebut sudah kami periksa, termasuk siswa yang keracunan tentunya setelah siswa mendapat perawatan dari rumah sakit,” kata AKP Jamal, Selasa sore (23/5/2023).

Setelah pemeriksaan saksi, saat ini Satreskrim masih menunggu hasil pemeriksaan sampel dari lab di Surabaya. Hasil lab itu dinilai penting untuk mengetahui, apakah memang benar teh kemasan botol itu menjadi pemicu siswa keracunan massal.

“Nantinya setelah hasil laboratorium ini telah keluar, maka tahap selanjutnya dilakukan gelar perkara,” ujarnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, pihaknya telah mengirim sampel teh kemasan botol ke Labkesda di Surabaya.

“Sampel teh kemasan sudah kami kirim, diperkirakan hasilnya akan keluar dalam 10 hingga 14 hari setelah sampel itu dikirim,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dampak Bediding, Ribuan Bibit Lele di Kota Pasuruan Mati Mendadak

20 Juli 2024 - 12:46 WIB

Enam Bulan, 40 Jiwa Melayang Akibat Lakalantas di Kabupaten Probolinggo

19 Juli 2024 - 19:41 WIB

Mobil Rombongan KPU Kabupaten Probolinggo Kecelakaan di Jalur Bromo, Satu Meninggal Dunia

18 Juli 2024 - 17:59 WIB

Pasca Tawuran, Liga Sepakbola Tarkam di Winongan Pasuruan Ditunda

17 Juli 2024 - 15:16 WIB

Sepakbola Tarkam di Desa Mendalan Pasuruan Ricuh, Suporter Masuk Lapangan

16 Juli 2024 - 21:18 WIB

Trending di Peristiwa