Harga Belum Normal, Permintaan Sapi Diprediksi Meningkat Pertengahan Desember

Probolinggo – Pasca mewabahnya penyakit kuku dan mulut (PMK) yang banyak menjangkiti sapi, harga sapi di Pasar Hewan Wonoasih berangsur normal. Selain harga mulai normal, jumlah sapi yang dijual saat pasaran juga kembali normal yakni 700 sapi.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Kota Probolinggo, Suryanto mengatakan, harga sapi di Pasar Hewan Wonoasih saat ini berangsur normal. Sapi jenis limousin misalnya, Rp14 juta per ekor dari sebelum PMK melanda, Rp17 juta.

Mulai normalnya harga sapi ini tak lepas dari mulai menurunnya wabah PMK serta vaksinasi PMK di seluruh daerah yang terus digencarkan.

“Dari pengecekan harga saat pasaran, harga sapi yang dijual di pasaran mulai kembali normal. Selain itu, sudah mulai banyak pedagang sapi yang menjual sapinya di setiap pasaran baik pedagang luar kota maupun dalam kota,” ujarnya, Sabtu (3/12/2022).

Meski setiap pasaran jumlah sapi yang dijual berkisar 700 hingga 800 sapi. Namun, untuk pembeli sapi masih belum normal. Hal ini karena masih adanya kekawatiran dari para pembeli akan sapi yang dibelinya terpapar PMK.

Meski begitu, memasuki Natal dan Tahun baru diprediksi permintaan akan sapi potong ini akan meningkat. Tentu efeknya juga harga sapi akan normal, bahkan akan naik melebihi harga pasaran.

“Prediksi akan meningkatnya permintaan sapi di Natal dan Tahun Baru ini akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Desember. Selain untuk permintaan dalam kota, juga untuk permitaan luar kota,” imbuh Suryanto.

Meski wabah PMK sudah menurun, namun, Pasar Hewan Wonoasih masih menerapkan pemeriksaan terhadap sapi yang akan masuk ke pasar hewan. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Baca Juga  Terapkan Isoter, Pemkot Probolinggo Rekrut Relawan Covid-19

Baca Juga

Beli Gas LPG 3Kg Harus Pakai KTP, Warga Probolinggo Meradang

Probolinggo,- Pemerintah berencana memberlakukan aturan penjualan elpiji 3 kg atau gas melon hanya bisa dilakukan …