Manfaatkan Sisik Ikan, Wanita ini Ciptakan Minuman Kolagen

Pakuniran,- Selama ini sisik ikan hanya dikenal sebagai limbah yang harus dibuang. Namun ditangan Siti Nur Seha (26), sisik ikan disulap menjadi sumber utama untuk menghasilkan cuan.

Wanita asal Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo ini berinovasi dengan mengolah sisik ikan menjadi minuman kolagen. Tak hanya itu, sisik ikan juga dijadikannya sebagai snack (makanan ringan).

Temuan ini, menurut Nur Seha, awalnya didasari atas pemikirannya bahwa potensi perikanan di Indonesia sangat besar, yang ditunjang pesatnya perkembangan industri perikanan. Sayangnya, sistem pengolahan ikan masih banyak menyisakan limbah.

“Akhirnya saya tertarik melakukan riset pengolahan sisik ikan menjadi sesuatu yang bermanfaat dan punya nilai jual,” ucap wanita kelahiran 10 Juli 1996 itu via sambungan selluler.

Alumnus Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Zainul Hasan Genggong itu kemudian melakukan riset pasa akhir tahun 2017. Pada tahun 2019, ia akhirnya berhasil menemukan kandungan kolagen pada sisik ikan.

“Riset yang saya lakukan cukup lama ya, dari akhir tahun 2017 sampai 2019. Ternyata kandungan kolagen di sisik ikan itu cukup besar, yang kemudian saya olah lagi menjadi produk kolagen dengan bahan baku sisik ikan ini,” tuturnya.

Proses pengolahan, lanjutnya, sisik ikan dikeringkan terlebih dahulu kemudian diekstrak menjadi kolagen. “Semua sisik ikan bisa diolah menjadi kolagen,” terang wanita yang menyelesaikan S1 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Berkat inovasinya, kini Nur Seha mampu menciptakan kolagen yang ia pasarkan sejak 2020 lalu. Tak tanggung-tanggung, produk kolagen buatannya juga dipasok ke sejumlah konsumen di luar negeri, hingga kisaran 2.000 sachet per bulan.

“Penjualannya saya lewat online dan bisa juga langsung ke tempat saya di Dusun Pasar II RT/06 RW/03, Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran,” tutur Nur Seha.

Baca Juga  Menko PMK Tinjau Vaksinasi di Pesantren Riyadlus Sholihin

Tak hanya kolagen, sisik ikan juga diolahnya menjadi snack. Setiap pekan, sekitar 500 pieces snack karya Nur Seha yang dibantu sejumlah karyawannya ludes diburu konsumen. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Zainul Hasan R

Baca Juga

Momentum Agustusan, Penjual Bambu Ketiban Berkah

Pasuruan,- Jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022, penjual bambu di Kota Pasuruan, bak …