Hangatnya Kopi Bromo Tengger di Kesejukan Gunung

Probolinggo – Eksplorasi Gunung Bromo tidak hanya bisa dinikmati dari sisi wisata alamnya, juga dari segi kuliner. Salah satunya, minuman berjuluk Kopi Bromo Tengger. Udara sejuk terkadang dingin disertai panorama mempesona semakin menambah nikmatnya kopi Gunung Bromo.

Di mana Anda bisa menikmati secangkir Kopi Bromo Tengger? Kopi ini bisa dinikmati salah satunya di Kedai Kopi Shelter Bromo di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. Di kedai ini, berbagai macam jenis kopi di jual, namun Kopi Bromo Tengger menjadi primadona.

Penyajian Kopi Bromo Tengger ini cukup sederhana. Setelah biji kopi dihaluskan dengan mesin penggiling, kopi bubuk diletakkan di atas saringan, yang bagian bawahnya terdapat sebuah cangkir.

Kemudian kopi tersebut dituangi air panas. Air panas berpadu dengan bubuk kopi kemudian meluncur ke bawah melalui saringan hingga masuk ke dalam cangkir. Kopi pun siap dinikmati.

“Meskipun banyak varian atau jenis kopi yang kami jual, namun tetap banyak konsumen yang datang selalu memesan Kopi Bromo Tengger. Selain rasa pahit dan asamnya pas, rasa manisnya juga terasa,” ujar Samin Lestari, barista di Kedai Kopi Shelter Bromo.

Selain kopi yang nikmat, suasana sejuk pegunungan, ditambah dengan pemandangan bukit sepanjang mata memandang menjadi nilai tambah menikmati Kopi Bromo Tengger.

Cukup merogoh kocek Rp15 ribu per gelas, konsumen sudah dapat menikmati Kopi Bromo Tengger, disertai dengan pemandangan yang indah.

Tak hanya penikmat asal Probolinggo saja yang datang. Penikmat kopi dari berbagai kota juga sering datang untuk menikmati Kopi Bromo Tengger.

“Selama pandemi Covid-19, penikmat kopi yang datang sempat menurun. Namun sejak kembali pulih, terlebih wisata gunung Bromo dibuka, penikmat kopi sudah juga mulai berdatangan,” kata Mimin, panggilan akrab Samin Lestari.

Baca Juga  Saat PSK Bertarif Rp30 Ribu di Semampir Kraksaan Digerebek Polisi

Sementara salah satu penikmat kopi asal Pasuruan, Anisa Qurila mengatakan, selain rasa Kopi Bromo Tengger yang khas, suasana kedai dengan view perbukitan menjadi nilai tambah bagi pengunjung.

“Saat pertama kali merasakan Kopi Bromo Tengger, dengan suasana indah, saya ketagihan, Saya akhirnya sering ke tempat ini hanya untuk refresing meskipun tidak ke Gunung Bromo. Selain itu, harga Kopi Bromo Tengger yang terjangkau membuat saya dan teman sering datang,” ujarnya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Albafillah

Baca Juga

Musim Angin, Bakar Sampah Bisa Picu Kebakaran

Probolinggo – Kota Probolinggo sudah masuk ke peralihan musim yakni musim kemarau, yang ditandai dengan …