Rumah Ketua Nasdem dan Rekanan Digeledah KPK

Probolinggo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan terkait kasus gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari dan anggota suaminya, mantan anggota DPR RI, Hasan Aminudin. Kamis (28/10/21), KPK menggeladah dua rumah, salah satunya rumah Ketua DPD Nasdem Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan.

KPK mulai menggeledah rumah Iwan, panggilan akrab Zulfikar Imawan sekitar pukul 09.30. Yakni rumah di Perumahan Arum Permai, kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Penggeledahan rumah Iwan dijaga dua personel dari Sabhara Polres Probolinggo Kota. Tak hanya melakukan penggeledahan di dalam rumah, petugas KPK, juga menggeledah sebuah mobil yang terparkir di halaman rumah.

Setelah melakukan penggeledahan sekitar dua jam, KPK meninggalkan rumah Iwan dengan membawa duah koper.

Tim KPK lain juga menggeledah rumah Taufik kontraktor dan pengusaha mebel di Desa Pikatan, Kecamatan Gending. Ternyata saat didatangi tim KPK, rumah kontraktor kosong.

Karena tidak ada respon, petugas KPK yang menggunakan dua mobil warna hitam tersebut kemudian meninggalkan rumah kontraktor tersebut.

Purwanto, seorang pedagang yang berjualan di sekitar rumah Taufik, mengatakan, ada dua mobil yang datang. Namun tak seberapa lama, dua mobil tersebut pergi ke arah timur.

“Sepertinya, rumah yang didatangi dua mobil tersebut sedang kosong, atau sedang tidak ada orang, sehingga, dua mobil tersebut langsung pergi,” ujarnya.

Diketahui, sejak Senin (25/10/21), KPK kembali melakukan penggeledahan di Probolinggo. Namun kali ini KPK melakukan penggeledahan di rumah sejumlah kontraktor yang biasa mengerjakan proyek di Kabupaten Probolinggo. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Albafillah

Baca Juga  Jenazah Probable Covid-19 di RSU Wonolangan Ternyata Negatif, Swab Massal Dibatalkan

Baca Juga

Banner dan Papan Reklame Berbahaya di Jalur Pantura Dicopot

KRAKSAAN,- Seringnya hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi direspon pihak Satuan Polisi (Satpol) Pamong …