Wamenkumham Kunjungi Probolinggo, Minta Lapas Tanggap Potensi Kebakaran

MAYANGAN,- Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Edward Omar Sharif Hiariej melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo. Sayang, kunjungan sang wakil menteri dengan pihak lapas digelar secara tertutup.

Usai pertemuan itu, Sharif Hiariej mengatakan, bahwa Lapas Kelas 2B probolinggo overload. Dengan kapasitas 256 orang, warga binaan yang tinggal di dalamnya saat ini mencapai justru 554 orang.

“Over capacity ini tidak hanya terjadi di lapas kelas 2B Probolinggo saja namun di lapas lain. Namun demikian, tugas kita adalah menjaga agar distribusi warga binaan ke lapas lain yang masih bisa menampung segera dilakukan,” kata Hariej.

Dengan banyaknya jumlah warga binaan, Kementerian Hukum dan HAM sampai kekurangan sekitar 20 ribu petugas.

Dalam kesempatan itu, Wamenkumham juga sempat menyinggung soal kebakaran di Lapas Kelas 2B Tangerang. Ia meminta pihak lapas segera melakukan antisipasi agar kejadian serupa ak terjadi lagi.

“Kita tahu bahwa sebagian besar Lapas di Indonesia merupakan peninggalan Belanda. Jarus dilakukan pemeriksaan, khususnya pada instalasi listrik,” imbaunya.

Sementara itu, Kalapas 2B Probolinggo, Risman Sumantri mengatakan, kedatangan Wamenkumham ke Probolinggo sama dengan agenda di Surabaya. Yakni penguatan instansi serta mengecek tingkat kewaspadaan lapas terhadap potensi kebakaran.

“Wamenkumham datang ini untuk melihat kondisi Lapas Kelas 2B Probolinggo. Sumber energi kelistrikan diminta selalu dipantau. Namun saya masih akan PLN apakah saluran listrik disoni masih layak atau perlu perbaikan,” tandasnya. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Baca Juga  Pemkot Pasuruan Pindahkan Rekening Deposito Kasda Rp 80 M, Ada Apa?

Baca Juga

Penggeledahan MPP Dringu Berlangsung 5 Jam, KPK Bawa Tas Ransel dan Koper

DRINGU,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membutuhkan waktu sekitar 5 jam untuk menggeledah kantor Mal Pelayanan …