Wali Kota Tawari Anak Korban Nanggala-402 Sekolah Gratis

KEDOPOK,- Hampir dua pekan pasca tenggelamnya KRI Nanggala-402 berikut awaknya di perairan Bali, duka mendalam masih dirasakan oleh keluarga kru kapal. Di Probolinggo, ada dua awak kapal yang dinyatakan gugur dalam insiden itu.

Pertama adalah Koptu (Anm) Eta Kharisma Dwi, warga Jl. Progo, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Korban kedua yakni Serda (Anm) Eta Misnari di Perum Batas Kota Regensi, di Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Istri Koptu (Anm) Eta Kharisma, Eka Umbriah Hasanah menuturkan, hingga saat ini ia dan anggota keluarga yang lain masih belum percaya suaminya telah berpulang. Meski demikian, ia mencoba tabah dn ikhlas.

“Kedepan saya masih belum memikirkan seperti apa, karena saya masih belum bekerja. untuk sementara, saya fokus kepada dua anak saya terlebih dahulu,” ujar Eka saat ditanya soal langkahnya kedepan, Sabtu (1/5/21).

Eka menjelaskan, komunikasi terakhir yang ia jalin dengan mendiang suaminya, yakni saat KRI Nanggala-402 perjalanan menuju Banyuwangi. “Setelah itu, tidak komunikasi lagi, lanngsung dapat kabar KRI Nanggala-402 hilang kontak,” ratapnya.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP R. Muhammad Jauhari mengaku turut berbelasungkawa atas gugurnya Koptu (Anm) Eta Kharisma. Ia berharap, keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas.

“Selain berdoa kepada almarhum yang gugur, kami tentunya bersama Forkopimda Kota Probolinggo siap membantu, juga berkenaan dengan surat kendaraan yang informasinya hilang kita siap bantu,” kata Kapolres saat takziyah dan memberikan santunan kepada Eka.

Hal senada disampaikan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zaenal Abidin yang datang tak lama usai Kapolres Jauhari datang. Menurutnya, pemerintah kota (Pemkot) Probolinggo siap membantu keluarga almarhum, terutama anak-anaknya.

“Meskipun anak-anak korban ini sudah mendapat jaminan pendidikan hingga jenjang S-1, namun Pemkot Probolinggo siap memfasilitasi anak-anak almarhum untuk sekolah gratis, karena sudah merupakan program Pemkot,” tandas Wali Kota.

Baca Juga  Ratusan Botol Miras Disita dari Toko ‘Pemain Lama’ di Alassumur

Diketahui, kapal selam milik Indonesia yaitu KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu (21/4/21) pagi, di perairan Bali. Tiga hari kemudian, kapal perang yang membawa 53 kru itu dipastikan tenggelam dan para kru dinyatakan gugur. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publiser : Albafillah


 

Baca Juga

Jelang Lebaran, Kampung Marning Wonoasih Ketiban Rejeki

Baca Juga  Tak Jera, Residivis Pengedar Pil Koplo Kembali Ditahan