LECES-PANTURA7.com, Nyawa Abdul Munir (21), warga Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, melayang sia-sia. Munir tewas pasca tertabrak Kereta Api (KA) Sri Tanjung, Selasa (23/2/2021) sore.

Petaka yang merenggut nyawa Munir terjadi di perlintasan KA Jl. Pahlawan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang mengendarai Honda Revo Fit plat N 5983 XV, disambar KA saat menyeberang dari arah barat ke timur.

Pada saat bersamaan, dari arah utara muncul KA Sri Tanjung jurusan Lempuyangan Yogyakarta – Ketapang Banyuwangi. Karena jarak terlalu dekat, motor beserta tubuh korban tersambar moncong KA hingga terseret jauh dari lokasi kejadian.

“Sebelum tertabrak, korban melaju dari barat ke timur, mungkin korban tidak menoleh saat menyeberangi perlintasan sehingga tertabrak kereta api yang datang dari arah utara,” kata warga di lokasi kejadian, Hendrik.

Warga yang mendekati lokasi sesaat usai kejadian, mendapati tubuh remaja yang bekerja sebagai karyawan koperasi itu, jauh dari motornya. Polisi dibantu warga, lalu mengevakuasi jasad korban ke kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh.

“Terpentalnya jauh, saat kami dekati tubuh korban penuh lumpur bercampur darah,” beber Hendrik menjelaskan.

Komandan Pleton Polsuska Daop 9 Jember, Kapten Muhammad Halil menyebut, diduga kuat kecelakaan itu terjadi karena korban ceroboh saat melintasi perlintasan KA. Sebab menurutnya, masinis dari jarak 100 meter sudah membunyikan sirine.

“Dugaan kami, sebelum tertabrak korban ini tidak menoleh kanan kiri, langsung saja menyeberang sehingga akhirnya tertabrak kereta api,” pungkasnya.

Ia mengimbau, warga terutama para pengguna jalan lebih berhati-hati saat menyberangi perlintasan rel KA. “Pastikan tidak ada kereta api yang melintas sebelum menyeberang,” wanti Halil. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT

Baca Juga  Bupati Tantriana Siapkan Sanksi bagi ASN tak Bermasker