Menu

Mode Gelap
Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya

Peristiwa · 20 Feb 2021 06:07 WIB

Longsor Terjang 2 Titik di Tosari, Akses Menuju Bromo Tertutup


					Longsor Terjang 2 Titik di Tosari, Akses Menuju Bromo Tertutup Perbesar

TOSARI-PANTURA7.com, Tanah longsor melanda dua Desa di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, jalan utama desa sempat terisolir dan rumah warga amblas.

Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, tanah longsor di Kecamatan Tosari terjadi di Dusun Kertoanom, Desa Tosari, dan Desa Baledono.

“Tanah longsor terjadi kemarin dan hari ini. Kalau yang kemarin, menimpa jalan utama di Desa Baledono. Hari ini, tanah longsor terjadi di Desa Tosari,” ungkap Haris, Sabtu (20/2/2021).

Menurut Haris, longsor di Dusun Kertoanom, Desa Tosari, terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Musibah itu menyebabkan satu rumah warga milik Mujianto amblas pada bagian belakang rumah.

“Tapi pemilik rumah selamat, tidak ada korban jiwa,” kata Haris.

Untuk sementara, papar Haris, korban dan keluarganya dievakuasi ke salah satu rumah warga, tak jauh dari rumah korban. Sebab, menurut Haris, rumah korban tidak bisa ditempati karena sebagian rumahnya amblas.

“Separuh rumahnya longsor, krena membahayakan jadi sementara ikut ke rumah warga lain,” imbuhnya menjelaskan.

Pada Jum’at kemarin, ulas Haris, longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Longsor itu terjadi di jalan utama menuju Gunung Bromo, tepatnya di Desa Baledono.

Musibah itu menyebabkan akses jalan terputus lantaran badan jalan tertutup material longsoran. Tidak hanya jalan utama, jalan lingkungan juga sempat tertimbun tanah.

“Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati, kemarin pemerintah kecamatan bersama warga membersihkan tanah longsor dengan menggunakan dua gergaji mesin, genset juga kami siapkan disana, jadi langsung bisa dibersihkan,” bebernya.

Haris mengimbau, warga di kawasan lereng Gunung Bromo itu meningkatkan kewaspadaan akan potensi tanah longsor. Apabila menemukan perengan yang retak maupun terlihat membahayakan, warga diminta untuk melapor ke perangkat desa.

“Warga diharapkan waspada, apabila menemukan perengan jalan yang retak atau membahayakan, segera menghubungi perangkat desa, agar bisa ditangani dan tidak menimbulkan kerugian,” imbau Haris. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

30 Agustus 2025 - 20:05 WIB

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Trending di Peristiwa