MAYANGAN-PANTURA7.com, Sempat ditutup karena proayek revitalisasi, Alun-alun Kota Probolinggo akhirnya kembali dibuka, Minggu (31/1) pagi. Meski dibuka, namun warga diimbau tidak beraktifitas tanpa protokol kesehatan di ruang terbuka hijau itu.

“Saya memahami banyak masyarakat yang menanti-nanti dibukanya Alun-alun ini. Akhirnya di tahun 2021, tepat di dua tahun refleksi kepemimpinan saya, Alun-alun kembali dibuka,” kata Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin usai menggunting pita dibukanya kembali Alun-alun.

Wali Kota menjelaskan, selama ini Alun-alun ditutup karena ada tahapan dalam pembangunan yang diawali dengan revitalisasi di bagian dalamnya. Tahun ini, sejatinya renovasi Alun-alun belum sepenuhnya rampung.

Menurut Wali Kota, saat ini masih ada pembangunan hingga nantinya Alun-alun akan nampak lebih indah. Dengan begitu warga dan wisatawan lebih sumringah ketika menikmati jantung kota itu.

Wali Kota Probolingo bersama Forkopimda memanfaatkan Alun-alun Kota Probolinggo yang telah dibuka untuk berolahraga. (foto: Tim Redaksi)

“Jika mau ke Alun-alun silahkan tetapi protokol kesehatan harus dilaksanakan. Apabila terjadi kerumunan maka akan ditutup kembali, bukan karena Alun-alun belum selesai dibangun tetapi untuk menghindari kerumunan,” wanti Wali Kota yang dipanggil Habib ini.

Selain itu, Habib Hadi meminta warga tidak membuang sampahnya sembarangan atau merusak fasilitas di Alun-alun. “Pesan penting lainnya, jangan sampai Alun-alun menjadi tempat yang mencoreng nama Kota Probolinggo,” wantinya.

Dijelaskan mantan anggota DPR-RI ini, Alun-alun merupakan ikon yang dimiliki setiap daerah dan identik sebagai pusat perekonomian. Banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) pun kuliner mengais rezeki di Alun-alun, termasuk di Kota Probolinggo.

“Pesan saya, tetap kedepankan protokol kesehatan, hindari kerumunan. Apabila hal itu terjadi, pemerintah akan menutup kembali Alun-alun. Jadilah masyarakat yang peduli dan disiplin karena saat ini masih pandemi Covid-19,”’ pesan Wali Kota.

Pasca dibuka, pengawasan Alun-alun akan dilakukan oleh Satpol PP Kota Probolinggo dibantu TNI/Polri. Per hari ini, ada 4 petugas yang berjaga di Alun-alun, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

“Nantinya, masyarakat yang akan berolahraga diperbolehkan di Alun-alun tetapi jika berkerumun, sekadar duduk-duduk dalam jumlah banyak maka akan kami tertibkan,” janji Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi. (Adv).


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.