TOSARI-PANTURA7.com, Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng pegunungan bromo, membuat tebing di wisata Gunung Bromo, tepatnya di Desa / Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan longsor.

Menurut salah seorang warga sekitar, Sutino, tebing setinggi hampir 20 meter itu longsor karena hujan deras menerjang kawasan tersebut selama tiga jam lebih, Minggu (10/01/2021) sore.

“Tebing longsor yang terjadi di Desa Tosari ini, menutup jalan dengan ketebalan sampai 1,5 meter dan ketinggian sekitar 15 meter,” kata Sutino, Senin (11/01/2021).

Selain di Desa Tosari, imbuhnya, tanah longsor juga terjadi di jalan Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari. “Namun disana sudah bisa dilewati kendaraan baik roda dua atau roda empat. Namun harus berhati-hati karena jalan masih licin dan berlumpur,” wanti Sutino.

Sementara itu, menurut Plt Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris, penyebab longsor di Kecamatan Tosari karena intensitas hujan yang tinggi di wilayah itu.

“Longsor ini karena durasi hujan yang cukup lama, sekitar pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB kemarin, sehingga menyebabkan aliran air memenuhi ruas jalan menuju Bromo,” katanya.

Pantauan di lokasi, di sejumlah titik di jalur wisata Bromo, banyak tebing yang longsor. Bahkan tumpukan tanah menutup akses jalan. Sampai saat ini, material longsoran belum dibersihkan karena masih menunggu alat berat. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Baca Juga  Peduli Gempa NTB, Ribuan Santri Shalat Ghaib