Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Kesehatan · 27 Mei 2020 00:48 WIB

Lagi, 5 Nakes di Probolinggo Terpapar Covid-19


					Lagi, 5 Nakes di Probolinggo Terpapar Covid-19 Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus membengkak. Per Selasa (26/5/2020), terdapat 5 pasein baru sehingga total seluruh warga terpapar Covid-19 mencapai 88 orang.

Kelima pasien tersebut masuk dalam Klaster Tenaga Kesehatan (Nakes). Masing-masing 1 orang dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan, 3 orang dari RSUD Tongas dan 1 orang dari Puskesmas Wangkal, Kecamatan Gading.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan, 5 tenaga kesehatan yang terpapar virus corona tersebut sejatinya bukan merupakan warga Kabupaten Probolinggo.

“Lima orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini sebenarnya merupakan warga Kota Probolinggo yang bertugas di Kabupaten Probolinggo. Semula dimasukkan di Kota Probolinggo, kemudian dialihkan ke Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Dimasukkan ke Kabupaten Probolinggo, lanjut dr. Anang, lantaran sudah menjadi prinsip Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, yang ingin melindungi dan mengayomi warga yang bertugas di wilayahnya.

“Oleh karena itu, kelima orang ini kemudian dicatat ke dalam kasus Kabupaten Probolinggo. Sebenarnya dalam peraturannya berdasarkan tempat tinggal, tapi karena mereka bekerja di Kabupaten Probolinggo maka kita terima,” ujarnya.

Saat ini, sambung dr. Anang, kondisi kelima pasein masih sehat dan menjalani isolasi di rumah pengawasan dengan pengawasan ketat dari petugas medis dan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

“Sumber penularannya, pasien yang RSUD Tongas berasal dari kontak erat dengan nakes sebelumnya. Sedangkan dari RSUD Waluyo Jati dan Puskesmas Wangkal kita tidak tahu sumbernya, tetapi sepertinya masuk dalam penularan horizontal,” tutur dia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Tingkatkan Kompetensi, 31 Pejabat Pemkab Probolinggo Ikuti Assesment di Surabaya

28 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Trending di Pemerintahan