MAYANGAN-PANTURA7.com. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo membagikan 2.800 paket sembako kepada pengayuh becak dan sopir angkot. Sembako berupa beras itu, diberikan kepada mereka yang paling parah terdampak pandemi Covid-19.

Penyerahan paket sembako di halaman Rumah Dinas Walikota, Sabtu (22/5/2020) dipimpin Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.

Untuk mengurangi konsentrasi massa, paket sembako itu diberikan secara berkelomok per kecamatan. Selain itu para tukang becak diwajibkan memakai masker.

Pengayuh becak Misno (55) mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat senang hari ini bisa membawa pulang beras lima kilogram,” ujar tukang becak yang biasa mangkal di depan Toko Ratna itu.

Hal senada diungkapkan Harno (40). Dikatakan selama ini ia dan pengayuh becak lain di Kota Probolinggo merasa hidupnya berkekurangan. Terlebih adanya pandemi corona yang membuatnya hampir tidak ada pemasukan.

“Bersyukur banget dari bantuan ini, karena akibat corona tidak ada penumpang sama sekali. Tidak ada uang untuk dibawa pulang untuk menghidupi keluarga. Terimakasih Pak Wali, Habib Hadi yang peduli rakyat kecil,” katanya.

Walikota mengatakan, bantuan ini memang sengaja menyasar tukang becak dan sopir angkot. Alasannya, karena mereka merupakan sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Untuk merealisasikannya, Pemerintah Kota Probolinggo bekerjasama dengan Baznas Kota Probolinggo.

“Paket yang diberikan semoga dapat sedikit meringankan beban hidup para abang becak dan sopir angkot, isi paket terdiri dari beras lima kilogram,” katanya.

Ketua Baznas Kota Probolinggo, M. Hasan menjelaskan, dana bantuan tersebut disalurkan bukan dalam bentuk uang tunai. Tetapi dalam bentuk paket sembako (beras).

“Bantuan tersebut akan terus bertambah dan Baznas memperkirakan akan mencapai jumlah puluhan ribu lebih paket dalam bentuk sembako terkait dengan program Covid-19 ini,” kata Hasan.

Baca Juga  Walikota Lepas 155 CJH ke Tanah Suci

Baznas memiliki banyak program termasuk berkaitan dengan bantuan terhadap warga yang terdampak Covid-19.

Dikatakan Baznas akan terus berada di lapangan untuk memastikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dan tepat sasaran.

“Baznas juga melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota untuk mensinergikan program terkait dengan penanganan Covid-19,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Muhammad Rizal