MAYANGAN-PANTURA7.com. Dua hari menjelang Idul Fitri, yang diperkirakan jatuh pada Minggu (24/5/2020) mendatang, pedagang Pasar Baru, Kota Probolinggo ramai. Indikasinya, aktivitas para pedagang di pasar induk tersebut sampai tumpah ke trotoar dan badan jalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Jumat (22/5/2020), warga tampak berbondong-bondong berbelanja sayur mayur dan kebutuhan pokok lain di Pasar Baru. Seperti wortel, cabai, bawang, tahu, tempe, ayam, daging, dan buah-buahan diserbu para pembeli.

Kendati sebagian besar pedagang dan pembeli menggunakan masker, namun mereka terlihat mengabaikan physical distancing serta protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19.

Sejumlah pedagang juga terlihat membuka lapak dagangan di jalur pejalan kaki (pedestrian) di sekitar pasar. Akibatnya, kemacetan panjang terjadi di Jalan Panglima Sudirman maupun Jalan Pahlawan, dua jalan utama yang mengapit Pasar Baru.

Sepeda motor terlihat parkir sembarangan di pinggir jalan. Begitu juga sejumlah mobil pengangkut sayuran. Terlihat petugas sibuk mengatur arus lalu lintas di jalan.

Pedagang sayuran,Yanto (37) mengatakan, beberapa hari menjelang lebaran semakin banyak pembeli yang datang ke pasar. “Sudah beberapa hari ini ramai pembeli. Mungkin akhir-akhir Ramadan, jadi banyak yang mau masak atau belanja persiapan lebaran,” katanya.

Selain Pasar Baru, pasar lain yakni, Pasar Gotong Royong yang menjual kebutuhan seperti baju,sarung dan lainnya, juga diserbu pembeli.

Dhinda warga sekitar mengatakan, dirinya nekat datang berbelanja walaupun kondisi pasar itu ramai karena harus memenuhi kebutuhan pokok maupun kebutuhan lannya buat lebaran.

“Belanja kebutuhan seperti baju,sarung buat lebaran. Pada pakai masker, tapi antrean terlihat padat, rapat, tidak memperhatikan batas jarak,” ungkapnya.(*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Muhammad Rizal