PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Kabupaten Probolinggo menyimpan potensi terjadi bencana alam seperti longsor dan angin puting beliung, apalagi di saat cuaca ektrem. Untuk itu diperlukan upaya serius berupa mitigasi bencana.

Untuk mengantisipasi bencana didirikan Pos Komando (Posko) tanggap darurat bencana, Selasa (7/1) di halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) Kecamatan Dringu.

Sekitar 450 personel gabungan dari BPBD, Tagana, Damkar dan PMI yang dibantu institusi Polri serta TNI disiagakan di posko tersebut. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Probolinggo Timbil Prihanjoko kepada awak media.

Posko tersebur nantinya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, agar dapat direspon cepat oleh petugas ketika terjadi di kawasan tertentu.

“Pemetaan terus kita lakukan, termasuk pembagian tugas pada yang berwenang. Dengan begitu mereka bisa lebih sigap jika terjadi sesuatu tanpa sebuah instruksi,” katanya.

Bahkan, Pemkab Probolinggo juga telah membentuk relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang tersebar di masing-masing desa. Hal itu untuk lebih optimalnya antisipasi di tingkat desa.

“Tentunya kami siapkan semuanya, di desa-desa kami sudah ada relawan tangguh bencana yang selalu siap ,” kata wabup.

Tak hanya itu, sejumlah peralatan dan perlengkapan juga disiapkan. Obat-obatan, perahu karet, ambulans, mobil damkar dan peralatan lainnya juga disiagakan. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Rizal Wahyudi