PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Petugas Satpol PP) Kabupaten Probolinggo, menciduk 5 oramh pelajar yang tengah asyik nongkrong di warung kopi saat jam sekolah berlangsung, Senin (18/11).

Kelima pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah tersebut diciduk di Semarak Pedagang Kaki Lima (PKL) Kraksaan sekitar pukul 10.00 WIB, tepat di barat masjid Jami’ Alun-alun Kota Kraksaan. Saat petugas datang, mereka tengah asyik menyeduh secangkir kopi.

Kelima pelajat ini masing-masing RP (19) dan MD (20) asal Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan; HY (18) warga Kecamatan Kraksaan, AF (17) warga Kecamatan Paiton; serta SH (18) asal Kecamatan Krejengan. Para pelajar ini berasal dari sekolah yang berbeda-beda.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (KUKM) Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Hariyanto mengatakan, razia kenakalan remaja dilakukan setelah pihaknya mendapatkan banyak laporan masuk dari masyarakat.

“Kami dapat laporan tadi, lalu kami tindaklanjuti. Ternyata memang benar adanya. Hanya saja, yang kami pergoki lima pelajar saja, meskipun informasi yang kami terima itu lebih dari itu” kata Hariyanto.

Pasca diamankan ke markas Satpol PP, lanjut Hariyanto, pihaknya memberi binaan kepada pelajar yang ketahuan bolos. Mirisnya lagi, menurutnya, meskipun berstatus pelajar, tetapi mereka rata-rata tidak hafal lagu kebangsaan.

“Saat pembinaan yang kami lakukan, baik itu pembinaan fisik dengan dijemur dan disuruh push-up, mereka juga kami suruh nyanyi lagu Indonesia raya dan membaca Pancasila. Ternyata ada yang tidak hafal,” ceritanya.

Agar bisa memberikan efek jera, sambung pria yang biasa dipanggil Herry ini, pihaknya langsung memanggil guru-guru yang mendidik kelima pelajar tersebut, untuk datang ke kantor Satpol PP dan melihat kelakuan anak didiknya.

“Setelah didatangi oleh guru-gurunya, ternyata mulai dari awal, mereka memang tidak kelihatan di sekolahan. Kelimanya juga bersedia tanda tangan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kalau sampai ketahuan bolos lagi, pembinaannya akan makin berat,” tutup Herry. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT