Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Nasional · 1 Jul 2019 07:54 WIB

60 Persen Jamaah Calon Haji Beresiko Tinggi


					60 Persen Jamaah Calon Haji Beresiko Tinggi Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Sebanyak 905 orang warga di Kabupaten Probolinggo menjadi Jamaah Calon Haji (JCH), yang akan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada 10 Juli 2019. Dari jumlah itu, 60 persen merupakan JCH beresiko tinggi.

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo mencatat, dari 905 JCH sebanyak 540 orang atau 60 persen masuk dalam kategori resiko tinggi (Risti). Sementara 362 CJH sejauh ini dinyatakan dalam kondisi kesehatan yang prima.

“Resiko tinggi disebakan faktor usia maupun riwayat penyakit yang diderita,” kata Panitia Haji Kemenag Kabupaten Probolinggo, Abdul Nasir saat mendampingi JCH manasik haji di wisata religi Miniatur Ka’bah Gending, Senin (1/7/2019).

Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Probolinggo saat melakukan manasik di Wisata Religi Miniatur Ka’bah Gending. (Foto : Moh. Rochim).

Nasir mengingatkan, para CJH khususnya yang masuk kategori risti agar selalu menjaga stamina. Sebab kata dia, kondisi fisik yang prima akan sangat mempengaruhi pelaksanaan ibadah haji mereka saat di tanah suci Mekah.

“Di Mekah, suhu udara mencapai rata-rata 47 hingga 50 derajat selsius. Sedangkan di Kabupaten Probolinggo, hanya antara 27 hingga 30 derajat selsius,” papar dia.

Sebagai bentuk antisipasi, menurut Nasir, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah tim pendamping, termasuk tim medis yang akan mendampingi para JCH selama di tanah suci.

“Termasuk kita menggelar manasik haji hari ini, untuk memudahkan jamaah beribadah di Mekah,” ujarnya.

Sekedar diketahui, JCH asal Kabupaten Probolinggo akan berangkat dari titik pemberangkatan di Wisata Religi Miniatur Ka’bah Gending, pada 10 Juni 2019 sekitar pukul 6.00 WIB. Sebelum ke Mekah, mereka transit di Embarkasi Haji Sukolilo Surabaya.

JCH dari Kabupaten Probolinggo terbagi dalam 3 kelompok terbang (Kloter). Sebanyak 445 JCH masuk dalam kloter 13, lalu 445 JCH masuk melalui kloter 14 dan 15 JCH tergabung dalam kloter 82 atau kloter terakhir. (*)

 

Penulis : Mohamad Rochim
Editor : Efendi Muhammad

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Kompetensi, 31 Pejabat Pemkab Probolinggo Ikuti Assesment di Surabaya

28 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Demo 25 Agustus di Depan DPR, Massa Mulai Bentrok dengan Aparat

25 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Jadi Tersangka Pemerasan, Presiden Prabowo Pecat Immanuel Ebenezer dari Wamenaker

23 Agustus 2025 - 10:53 WIB

1.000 Ton Gula Lumajang Diserap Pemerintah Pusat Selama Satu Hingga Dua Hari

22 Agustus 2025 - 18:30 WIB

Kertas dari Pelepah Pisang di Lumajang Tembus Pasar Jakarta

18 Agustus 2025 - 09:12 WIB

Bandara Notohadinegoro Kembali beroperasi, Tiket Jember–Jakarta Hanya Rp1,3 Jutaan

17 Agustus 2025 - 21:09 WIB

Perdana, Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka

17 Agustus 2025 - 19:01 WIB

Hadiah Kemerdekaan ke-80 RI, Warga Jember Kini Bisa Terbang Langsung ke Jakarta

17 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Bersarung dan Berkopiah Merah Putih, Santri Lumajang Upacara Hari Kemerdekaan

17 Agustus 2025 - 12:17 WIB

Trending di Religi & Pesantren