Lumajang, – Menghadapi arus mudik Idulfitri 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang memperkuat sistem siaga darurat dengan menyiagakan dua pos kesehatan di titik-titik rawan kecelakaan. Yakni, di Terminal Minak Koncar dan pertigaan Jalan Lintas Timur sisi selatan.

Penempatan pos ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari strategi mitigasi risiko berbasis data lapangan. Setiap potensi kedaruratan dapat ditangani dengan cepat dan terkoordinasi.

“Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk nyata pelayanan kemanusiaan yang adaptif terhadap dinamika arus mudik. Kami menyiagakan personel dan ambulans mulai Jumat (13/3/2026) hingga Hamin 7 Lebaran, dengan fokus pada percepatan penanganan jika terjadi insiden di lapangan,” jelas Wakil Sekretaris PMI Lumajang, Nurhadi Santoso, Kamis (19/3/2026).

Di masing-masing pos, pemudik dapat memeriksa kondisi fisik, mendapatkan obat ringan, serta menerima penanganan awal untuk kondisi darurat.

“Untuk kasus kritis, PMI menyiapkan skema rujukan cepat ke fasilitas kesehatan terdekat, sehingga penanganan lanjutan berlangsung tanpa jeda waktu yang berisiko,” katanya.

Sedangkan, lima personel PMI yang tersebar di dua lokasi menerapkan pola layanan situasional yang fleksibel.

 “Penyesuaian dilakukan secara real-time mengikuti dinamika arus kendaraan, sehingga efektivitas respons tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” pungkasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.