Probolinggo,- Petugas gabungan yang terdiri dari unsur Forkopimka Sukapura Probolinggo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), pelaku wisata, serta masyarakat, Kamis pagi (12/2/26), bersih-bersih sampah di kawasan wisata Bromo.
Kerja bakti atau korve di kawasan wisata Bromo ini dibagi menjadi beberapa titik. Diantaranya jalan masuk menuju lautan pasir, area lautan, Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Agung Poten Luhur.
Kapolsek Sukapura, AKP Ardhi Bita Kumala mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, tentang bersih-bersih tempat wisata.
Kebetulan, Gunung Bromo menjadi salah satu destinasi wisata yang berada di Kecamatan Sukapura berskala internasional.
“Bersih-bersih sampah di kawasan Bromo menjelang bulan Ramadan ini, diikuti 150 orang dari berbagai pihak. Saat pelaksanaan, kami membagi peserta di beberapa area untuk mempercepat pengambilan sampah,” kata AKP Ardhi.
Hasilnya, selama sekitar 1 jam berburu sampah, total satu ton sampah berhasil dikumpulkan. Sampah lantas diangkut menggunakan 2 truk dan 3 mobil jenis pikap.
Sampah yang terkumpul, didominasi sampah plastik, seperti botol bekas air minum dan berbagai kemasan berbahan plastik.
“Kami berharap wisatawan yang berkunjung ke Bromo selalu menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah. Alangkah baiknya, sampah dibawa terlebih dahulu, kemudian dibuang di hotel atau tempat transit,” imbuhnya.
Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi menyebut, ia mewakili komunitasnya turut serta dalam korve Bromo, karena ingim destinasi wisata alam itu tetap eksotik tanpa dicemari sampah.
“Alhamdulillah, ratusan peserta yang ikut bergabung, telah berhasil mengumpulkan sampah sebanyak lima kendaraan, baik truk maupun pikap,” ujar Bambang. (*)












