Lumajang, – Kasus peluru nyasar yang melukai seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Lumajang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.

Sepekan telah berlalu sejak peristiwa tersebut terjadi, namun arah datangnya peluru yang melukai korban belum juga menemukan titik terang.

Jika seorang siswa bisa dipanggil guru karena bolos sekolah, sayangnya peluru nyasar ini belum bisa dipanggil untuk menjelaskan dari mana asalnya.

Padahal, peluru tersebut bukan sekadar dugaan atau salah lihat, melainkan benda nyata yang telah menancap dan menyebabkan luka pada paha bagian dalam sebelah kiri korban.

Peristiwa itu terjadi saat jam istirahat sekolah. Korban berinisial NS diketahui sedang bercanda bersama tiga orang temannya di depan kelas yang berada di lantai dua.

Suasana yang awalnya biasa saja mendadak berubah ketika korban merasakan nyeri hebat disertai keluarnya darah. Setelah diperiksa, ditemukan luka yang diduga kuat akibat tembakan peluru nyasar.

Insiden tersebut sontak menggemparkan lingkungan sekolah. Bukan tanpa alasan, sebab sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik justru menjadi lokasi masuknya benda berbahaya yang tidak diundang dan tidak diketahui asal-usulnya.

Pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menyampaikan hingga saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung.

Namun, hasil visum dari pihak rumah sakit belum diterima oleh penyidik. Begitu pula dengan hasil foto rontgen yang belum dapat diberitahukan kepada publik.

“Untuk perkembangan sementara masih dalam proses penyelidikan. Hasil visum juga masih belum kita terima dari pihak rumah sakit,” kata lnya, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, pihak kepolisian berencana melakukan uji balistik guna memastikan jenis senjata apa yang digunakan dan dari mana kemungkinan arah tembakan berasal.

“Nanti akan uji balistik untuk memastikan jenis senjata apa yang digunakan hingga membuat peluru nyasar,” jelasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.