Lumajang, – Bayi laki-laki berusia dua bulan yang tega dibuang oleh kedua orangtuanya di kawasan Jembatan Curah Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, kini justru dibanjiri kasih sayang.

Ironisnya, di balik peristiwa penelantaran yang memilukan itu, muncul harapan baru karena puluhan warga menyatakan keinginan untuk mengadopsi bayi tak berdosa tersebut.

Bayi malang itu ditemukan pada Rabu (4/2/2026) di sebuah warung gorengan yang berada tak jauh dari jembatan Kali Kebo.

Saat ditemukan, kondisi bayi memprihatinkan dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini, bayi tersebut dirawat intensif di Puskesmas Senduro dan berada dalam pengawasan dokter spesialis anak.

Pemantauan dilakukan secara ketat untuk memastikan kondisi kesehatannya benar-benar stabil sebelum diputuskan langkah selanjutnya.

Seiring dengan beredarnya kabar penemuan bayi tersebut, respons masyarakat pun mengalir deras. Tercatat sudah puluhan orang dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang yang menyampaikan niat tulus untuk mengadopsi bayi tersebut.

Salah satu yang menyatakan keinginan mengadopsi adalah Kepala Desa Kandangan, Jumanan. Ia mengaku prihatin dengan nasib bayi tersebut dan siap mengambil tanggung jawab penuh jika orang tua kandungnya tidak bersedia merawat.

“Kalau memang orang tuanya tidak mau merawat, biar saya sendiri yang akan merawatnya. Bayi ini masih sangat membutuhkan kasih sayang,” kata Jumanan.

Jika bayi tersebut berhasil ia dapatkan, lanjut dia, dirinya akan merawat dan mendidik bayi tersebut hingga kelak menjadi anak yang sukses dan berguna.

“Yang jelas akan saya rawat dengan sepenuh hati,” ungkapnya.

Tak hanya itu, berdasarkan pantauan di lapangan, sepasang suami istri warga Desa Pandansari yang telah 20 tahun belum dikaruniai momongan juga mengajukan diri untuk mengadopsi bayi tersebut. Harapan besar terpancar dari pasangan ini yang ingin membesarkan anak tersebut dengan penuh cinta.

Selain warga sekitar, minat adopsi juga datang dari luar wilayah. Sejumlah warga Kota Lumajang bahkan rela datang jauh-jauh untuk menyampaikan keinginannya. Warga dari Kecamatan Senduro dan Pasrujambe pun turut menyatakan kesiapan mengadopsi bayi tersebut. (*)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.