Probolinggo,- Perempuan lanjut usia (lansia) asal Dusun Gudang, Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, tewas saat berendam di Wisata Kum-kum Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu pagi (1/2/26).

Kejadian ini bermula saat korban, Sumarni (61), bersama suaminya Hasan Syukur, mendatangi wisata Kum-kum Mayangan untuk berendam di sekitar pantai.

“Sesampainya di lokasi korban ini berendam bersama suaminya, yang informasinya untuk terapi kesehatan bagi korban,” kata Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP I Wayan Mulyana.

Saat suami korban naik ke bibir pantai untuk minum, korban tiba-tiba tak sadarkan diri dengan posisi tubuh telungkup. Sontak, suami korban dam warga di sekitar lokasi kejadian kaget.

Warga kemudian memanggil petugas gabungan agar datang ke wisata Kum-kum Mayangan. Tak lama berselang, petugas Basarnas, BPBD dan Satpolairud yang hendak berangkat mencari ABK kapal yang hilang, tiba di lokasi.

Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari petugas. Namun korban akhirnya dilarikan ke RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Dugaan sementara, saat korban berenang, sakitnya kambuh. Saat pertama kali ditemukan, posisi tubuh korban kelungkup,” imbuh AKP I Wayan.

Tragedi tewasnya pengunjung saat berendam di Wisata Kum-kum Mayangan memang kerap terjadi. Sayangnya, selama itu pula tidak ada proteksi dan langkah antisipasi dari otoritas pelabuhan sehingga kejadian serupa kembali terulang. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.