Probolinggo,- Jembatan penghubung antar dusun di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, porak-poranda pasca diterjang banjir. Warga yang sebelumnya biasa menyeberangi jembatan, kini gigit jari.

Pantauan PANTURA7.com, jembatan gantung yang rusak tersebut menghubungkan Dusun Banjar Utara dan Dusun Beji. Kerusakan terjadi bersamaan dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut, dua hari lalu.

Luapan air sungai yang disertai arus deras menyebabkan pondasi jembatan di sisi timur ambrol. Lantai atau dek jembatan juga nyaris jatuh ke sungai, namun masih tertahan kawat.

Rusaknya jembatan praktis memutus akses warga, baik dari Dusun Beji menuju Dusun Banjar Utara maupun arah sebaliknya.

Sejumlah siswa SDN Banjarsari 2 yang tinggal di Dusun Beji, pun harus merasakan dampaknya. Mereka kini memutar melalui jalan raya untuk dapat sampai ke sekolah.

Siswi kelas 6 SDN Banjarsari 2, Silvana, mengaku sedih atas rusaknya jembatan tersebut. Pasalnya, untuk berangkat ke sekolah ia kini harus menempuh jarak yang lebih jauh.

“Biasanya, kalau jembatan masih berfungsi, saya berangkat ke sekolah naik sepeda. Namun karena rusak, orang tua harus memutar untuk mengantar saya ke sekolah. Semoga jembatan ini bisa segera diperbaiki,” kata Silvana, Senin (19/1/26).

Koordinator Wilayah Kecamatan Sumberasih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo, Maini Yudiningsih menyebut, pasca jembatan rusak, 7 siswa SDN Banjarsari 2 dari kelas 1 hingga kelas 6, tidak masuk sekolah.

“Siswa yang tidak masuk sekolah ini kemungkinan karena orang tuanya tidak bisa mengantar, atau siswa masih trauma jika harus melewati jembatan tersebut. Karena itu, kami memberikan dispensasi kepada tujuh siswa tersebut,” ujar Maini.

Maini menambahkan, meski jembatan tersebut telah ditinjau langsung oleh Bupati Probolinggo, Muhammad Haris, pada Minggu (18/1/26), namun ia berharap perbaikan dapat segera dilakukan.

“Harapannya, jembatan gantung ini bisa segera diperbaiki agar siswa yang rumahnya di Dusun Beji tidak perlu lagi memutar jauh untuk berangkat ke sekolah,” imbuh dia.

Sekedar informasi, jembatan gantung penghubung Dusun Banjar Utara dan Dusun Beji, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, dibangun pada tahun 2018.

Namun hujan lebat yang terjadi pada Sabtu (17/1/26), menyebabkan wilayah Kecamatan Sumberasih dan sekitarnya dilanda banjir. Sejumlah rumah rusak, tak terkecuali jembatan gantung di Desa Banjarsari. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.