Pasuruan, – Nasib malang menimpa Tumini (77), seorang pemilik warung kelontong di Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Tabungan koin senilai Rp3 juta, hasil jualan warung yang dikumpulkan sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun, raib digondol pencuri yang berpura-pura menjadi pembeli, Jumat (16/01/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, aksi pencurian ini diduga dilakukan oleh dua orang perempuan. Modus yang digunakan adalah dengan mengalihkan perhatian korban melalui obrolan panjang.
Salah satu pelaku mengajak Tumini berbincang mengenai kondisi ekonomi dan perkembangan usaha warungnya dalam waktu yang cukup lama. Sementara itu, pelaku lainnya berdalih menumpang ke kamar mandi untuk melancarkan aksinya.
Tumini baru menyadari dirinya menjadi korban pencurian setelah kedua perempuan tersebut meninggalkan lokasi. Saat memeriksa tempat penyimpanan, kaleng biskuit yang digunakannya untuk menabung ternyata sudah kosong.
“Itu uangnya mau saya pakai selamatan anak saya. Sedikit-sedikit saya kumpulkan dari jualan. Rencananya selamatan (1.000 hari) akan dilakukan setelah lebaran,” ujar Tumini dengan nada lirih saat ditemui di kediamannya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera mendampingi korban untuk melapor ke Polsek Purworejo. Pihak kepolisian pun langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan awal.
Kanit Reskrim Polsek Purworejo, Ipda Hasanuddin, membenarkan adanya laporan terkait tindak pidana pencurian tersebut. Saat ini, pihaknya tengah fokus mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari berbagai pihak.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan korban serta saksi di sekitar lokasi guna mengungkap identitas pelaku,” tegas Ipda Hasanuddin.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyisir area sekitar untuk mencari petunjuk tambahan yang dapat mengarah pada penangkapan kedua pelaku. (*)












