Pasuruan, – Tembok penahan tanah (TPT) jembatan penghubung desa di Dusun Taman Timur, Desa Tamansari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ambrol setelah tergerus derasnya aliran sungai, Sabtu (10/1/2025) malam.

Akibat kejadian tersebut, akses jembatan kini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, bahwa kerusakan infrastruktur tersebut dipicu oleh meningkatnya debit air sungai yang menggerus pondasi TPT hingga kehilangan kekuatan struktur.

“Aliran air sungai yang sangat deras menggerus struktur TPT hingga akhirnya ambrol,” ujar Sugeng Hariyadi, Minggu (11/1/2025).

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, volume kerusakan TPT tercatat memiliki panjang sekitar 6 meter, tinggi 5,5 meter, dan lebar 3 meter. Kondisi tersebut menyebabkan jembatan tidak aman untuk dilalui kendaraan roda empat.

“Kendaraan roda empat tidak bisa melintas karena berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.

Sugeng menambahkan, BPBD Kabupaten Pasuruan telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Tim Penanggulangan Bencana (PB) ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat sesaat setelah peristiwa terjadi.

Sebagai langkah penanganan darurat, petugas telah memasang terpal serta garis polisi di area yang mengalami kerusakan guna mengamankan lokasi dari potensi bahaya lanjutan.

“Kami sudah melakukan asesmen dan memasang terpal serta police line di lokasi untuk keamanan warga yang melintas. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.