Probolinggo,- Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jumlah penumpang bus di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, tidak mengalami kenaikan signifikan.
Pihak terminal menilai, kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca serta jadwal libur yang jatuh pada hari kerja (weekday).
Berdasarkan data UPT Terminal Bayuangga Kota Probolinggo, sejak Sabtu (20/12/25) hingga Kamis (1/1/26), jumlah penumpang yang datang berkisar antara 3.302 hingga 4.801 orang.
Sementara itu, penumpang yang berangkat berada dari Terminal Bayuangga berasa di kisaran 3.995 hingga 5.347 orang.
Adapun jumlah armada bus, baik yang datang maupun berangkat, antara 256 hingga 368 unit. Ironisnya, tepat pada libur tahun baru, jumlah penumpang tidak mengalami lonjakan.
“Libur Nataru tahun ini tidak ada peningkatan penumpang yang signifikan sehingga memengaruhi jumlah bus yang datang dan berangkat di Terminal Bayuangga,” kata Kepala UPT Terminal Bayuangga Kota Probolinggo, Budi Harjo, Jum’at (2/1/25).
Budi Harjo menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tidak terjadinya lonjakan penumpang. Seperti libur nataru yang berlangsung pada hari kerja, intensitas hujan tinggi, serta banyaknya masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi.
Selama libur Nataru, tujuan penumpang didominasi ke arah barat, seperti Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Sementara untuk arah timur, Kota Jember menjadi tujuan dengan jumlah penumpang terbanyak.
“Jika dibandingkan dengan libur nataru tahun lalu, terdapat sedikit penurunan meski tidak signifikan. Namun, masa angkutan Nataru ini masih akan kami data hingga Selasa pekan depan,” imbuhnya. (*)











