Pasuruan, – Deru sepeda dan sorak kecil para penonton memenuhi Sirkuit BMX GOR Untung Suropati sejak Minggu (30/11) pagi.
Ratusan rider dari berbagai daerah sudah bersiap di garis start untuk mengikuti Suropati Race 8 BMX 2025, ajang tahunan yang selalu ditunggu para pegiat BMX di Kota Pasuruan.
Kompetisi resmi dibuka oleh Walikota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) di tengah ramainya peserta dan penonton.
Usai memberi aba-aba simbolis sebagai tanda dimulainya rangkaian lomba, Mas Adi menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Kami bersyukur, antusiasme kegiatan ini luar biasa. Lebih dari 200 peserta berpartisipasi, mulai usia 5 tahun hingga 40 tahun. Semoga acara berjalan lancar dari awal hingga akhir,” ujarnya.
Bagi Mas Adi, Suropati Race bukan sekadar ajang adu kecepatan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai ruang pembinaan karakter bagi anak-anak dan remaja, terutama melalui nilai sportivitas yang menjadi inti setiap pertandingan.
“Ajang ini bukan hanya wadah kompetisi, tetapi sarana membangun sportivitas, keberanian, dan karakter anak-anak serta remaja kita. Jaga sportivitas dan bertandinglah dengan jujur,” pesannya.
Tahun ini, Suropati Race 8 menghadirkan berbagai kategori lomba, mulai dari Challenge Girls & Boys usia 5-16 tahun, Men Junior 17-18 tahun, Men Open 19+, Women Open 17+, hingga Master A dan Master B. Lintasan yang didominasi tikungan tajam dan turunan landai tampak dipenuhi peserta yang menunggu giliran start.
Di sekitar sirkuit, sejumlah stan UMKM lokal menambah keramaian. Pengunjung memadati area jualan makanan dan produk lokal, menghadirkan suasana festival kecil yang melekat pada event olahraga tahunan ini. Mas Adi menilai hal tersebut sebagai bukti bahwa kegiatan olahraga memiliki dampak luas bagi masyarakat.
“Pemkot ingin terus mendorong aktivitas olahraga. Kita ingin Kota Pasuruan menjadi kota olahraga dan sport tourism. Event seperti ini tidak hanya menguatkan dunia olahraga, tetapi juga menghidupkan UMKM di Kota Pasuruan,” jelasnya.
Sebagai penutup, Mas Adi berharap ajang ini dapat menjadi pijakan bagi tumbuhnya atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Semoga dari sirkuit ini lahir atlet-atlet hebat yang membawa nama Kota Pasuruan hingga tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (*)













