Menu

Mode Gelap
Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

Hukum & Kriminal · 26 Jun 2025 14:39 WIB

Kapolres Lumajang Perintahkan Tembak di Tempat terhadap Pelaku Kriminalitas


					Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar saat melakukan pers rilis (Foto: Asmadi). Perbesar

Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar saat melakukan pers rilis (Foto: Asmadi).

Lumajang, – Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar menginstruksikan tindakan tegas kepada jajarannya dalam menghadapi maraknya kasus kriminal yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam pernyataannya di Mapolres Lumajang pada Rabu (26/6/25), ia secara terbuka memerintahkan anggotanya untuk menembak pelaku kejahatan di tempat. Terutama terhadap pelaku yang terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, pencurian hewan, dan pencurian dengan kekerasan atau begal.

“Khusus pencurian hewan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian dengan pemberatan lainnya, tembak saja,” tegas Alex.

Langkah tegas ini diambil menyusul lonjakan kasus kriminal yang meresahkan masyarakat. Dalam sebulan terakhir, berbagai laporan kriminal nyaris muncul setiap hari di media sosial seperti grup WhatsApp warga, Facebook, hingga TikTok.

Mulai dari kehilangan sepeda motor, pencurian hewan ternak, hingga aksi begal yang terjadi di sejumlah wilayah kecamatan.

Kasus terbaru yang menyita perhatian publik adalah perampokan bersenjata di sebuah toko emas di pusat Kota Lumajang. Dalam aksi itu, komplotan pelaku berhasil membawa kabur 19 gelang emas dengan nilai kerugian mencapai Rp80 juta. Peristiwa ini semakin memantik kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi keamanan di Lumajang.

Sebagai respon konkret, Polres Lumajang kini membentuk Tim Crime Hunter, yakni satuan khusus yang melakukan patroli malam hari ke pelosok desa dan titik-titik rawan kriminalitas. Tim ini tidak hanya bertugas melakukan pencegahan, tetapi juga siap mengambil tindakan tegas terukur saat mendapati tindak kejahatan sedang berlangsung.

“Setiap malam, tim crime hunter berkeliling untuk melakukan upaya pencegahan aksi kejahatan dan melakukan tindakan tegas terukur apabila menemukan aksi kejahatan,” tambah kapolres.

Masyarakat Lumajang pun diimbau untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda mencurigakan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengembalikan rasa aman warga melalui pendekatan represif sekaligus preventif. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal