Menu

Mode Gelap
Kerusuhan Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Tindakan Anarkis Ditindak Tegas Dengan Sistem Desil, PKH Lumajang Perkuat Ketahanan Keluarga Rentan Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Festival Da’i Muda LDNU Kraksaan Tuntas, Sukses Cetak 6 Kader Dakwah Terbaik Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

Lingkungan · 9 Mar 2025 20:12 WIB

Antisipasi Lonjakan Kejahatan saat Ramadhan, Polres Jember Tingkatkan Patroli Keamanan


					PENGAMANAN: Anggota Polres Jember saat melakukan patroli selama bulan Ramadan (foto: Bag. Humas Polres Jember) Perbesar

PENGAMANAN: Anggota Polres Jember saat melakukan patroli selama bulan Ramadan (foto: Bag. Humas Polres Jember)

Jember,- Angka kriminalitas di Jember selama sepekan ramadhan, tidak mengalami peningkatan menonjol. Namun demikian, pihak kepolisian tetap waspada terhadap potensi kejahatan yang bisa terjadi kapan saja.

Kejahatan yang diwaspadai, terutama konflik sosial yang sering muncul pada jam-jam ramai selama bulan puasa.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, menjelaskan, momen ngabuburit atau waktu menjelang berbuka puasa hingga setelah salat tarawih dan menjelang sahur, merupakan waktu-waktu  yang perlu diwaspadai.

“Kami telah meningkatkan patroli dengan dua pertiga kekuatan kepolisian untuk mencegah terjadinya konflik sosial,” ujar Bayu, Minggu, (9/3/25).

Berbagai bentuk pelanggaran telah teridentifikasi sejak awal Ramadan, termasuk aksi perang sarung antar remaja, peredaran minuman keras, serta kasus prostitusi dan perjudian.

“Kami menemukan batu dalam sarung yang digunakan dalam perang sarung di Patrang, dan juga kasus penjualan arak di beberapa kecamatan,” lanjutnya.

Polres Jember juga telah menetapkan sejumlah titik rawan sebagai fokus patroli, seperti Jalan Lintas Selatan (JLS), untuk mencegah aksi balap liar.

Selain itu, kawasan kota dan area pesisir juga menjadi perhatian utama aparat untuk menjaga ketertiban.

“Kami terus memantau daerah-daerah dengan potensi konflik yang tinggi untuk memastikan keamanan selama Ramadan,” pungkas Bayu. (*)

 


Editor : Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 140 kali

Baca Lainnya

Perkuat Jalur Gumitir, Pemasangan Beronjong di Tikungan Khokap Dikebut

27 Agustus 2025 - 03:35 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Ingatkan Hindari Kawasan Rawan Longsor dan Banjir

21 Agustus 2025 - 20:20 WIB

TRC dan Loader Dikerahkan, BPBD Lumajang Buka Akses Jalan Tertimbun Longsor

20 Agustus 2025 - 14:16 WIB

Jelang Perayaan HUT Kemerdekaan RI, Warga Protes Kerusakan Hutan di Kawasan Proyek Tol Probowangi

16 Agustus 2025 - 19:55 WIB

Ingat! Mulai 10 Agustus 2025, Pasar Minggu Kota Probolinggo Pindah ke Jalan Suroyo

8 Agustus 2025 - 19:52 WIB

Portal Jalan Tambakrejo–Lumbang Ditata Ulang, Mobil Damkar Jadi Tolak Ukur

2 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Jalur Lumajang-Malang via Piket Nol Tertutup Longsor di Enam Titik

31 Juli 2025 - 19:36 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir di Aliran Sungai Semeru

31 Juli 2025 - 16:05 WIB

Bakal Dipercantik, Alun-alun Kota Probolinggo Ditutup 5 Bulan

30 Juli 2025 - 16:31 WIB

Trending di Lingkungan