Menu

Mode Gelap
Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG

Hukum & Kriminal · 26 Agu 2024 13:50 WIB

Jadi Korban Bullying, Pelajar SMA di Kota Pasuruan Depresi Berat


					BULLYING: Keluarga korban melaporkan dugaan perundungan yang menimpa N-S. Insert: Korban saat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. (foto: Moh. Rois).
Perbesar

BULLYING: Keluarga korban melaporkan dugaan perundungan yang menimpa N-S. Insert: Korban saat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. (foto: Moh. Rois).

Pasuruan,- Seorang pelajar kelas 2 SMA Negeri 4 Kota Pasuruan berinisial N-S, harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa akibat depresi berat yang dialaminya.

Diduga kuat, depresi berat itu disebabkan oleh tindakan bullying yang dilakukan oleh teman sekolahnya kepada korban.

Menurut kakak korban, Faris Rohman Maulana, N-S telah mengalami perundungan secara terus-menerus di sekolahnya. Puncaknya, pada tanggal 17 Agustus 2024 lalu.

Korban mengalami kekerasan fisik yang membuatnya trauma mendalam. Kekerasan yang dialaminya, lalu diceritakan N-S kepada Faris.

“Tanggal 17 Agustus itu adik saya itu ngos-ngosan bercerita kepada saya langsung, bahwa ia telah dikeroyok oleh teman temannya di sekolah,” ungkap Faris saat ditemui di Mapolres Pasuruan Kota, Senin (26/8/2024).

Kondisi N-S yang semakin memburuk membuat keluarga memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit jiwa.

Tidak terima atas kejadian yang menimpa adiknya, Faris pun melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi adik saya,” harap dia.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, membenarkan adanya pengaduan kasus perundungan yang dilakukan oleh keluarga korban.

“Kami telah menerima laporan dari keluarga korban. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Junaidi. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 293 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal