Probolinggo,- Nama Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, dicatut lewat aplikasi WhatsApp (WA) oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Modusnya, pelaku mengaku sebagai Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, dengan cara menduplikasi foto profil, nama dan gelar akademik.
Pelaku lantas berkomunikasi dengan korban. Dalihnya, korban akan melakukan transfer uang atau memberi informasi tertentu.
Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo memastikan bahwa modus yang dikirim via nomor WA, tidak benar atau hoaks. Hal itu dipastikan merupakan bentuk penipuan yang merugikan masyarakat.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin memastikan bahwa ia tidak pernah menggunakan aplikasi WA untuk meminta bantuan atau melakukan transfer uang kepada masyarakat.
“Jadi saya pastikan bahwa pesan yang beredar tersebut bukan dari saya dan hoaks. Saya tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk uang melalui whatsapp pribadi,” kata dr. Aminuddin, Kamis (2/4/26).
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan adanya pesan yang mengatasnamakan pejabat, lebih-lebih jika berhubungan dengan uang.
Jika menerima pesan mencurigakan atau bahkan meminta perminataan uang dan lain sebagainya, Wali Kota meminta warga konfirmasi melalui kanal resmi Pemerintah Kota Probolinggo.
“Ayo bersama-sama menjaga keamanan informasi dengan tidak memberi ruang dan kesempatan bagi pelaku penipuan, karena dapat merugikan,” imbuh Wali Kota. (*)












