Probolinggo – Memasuki malam Ramadan ke-27, bocah-bocah di Jalan Panglima Sudirman Gang Mangga, RT/03 RW/02, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo ramai-ramai berkeliling kampung.

Mereka jemput bola, mencari warga yang hendak sedekah di penghujung ramadhan. Kebiasaan yang lazim terjadi tiap tahun di penghujung ramadhan ini, disebut Bibibi.

Tradisi yang telah ditetapkan sebagai warisan tak benda asli Kota Probolinggo ini menjadi ajang berbagi makanan dan uang kepada anak-anak.

Seperti yang tampak pada Senin sore (16/3/2026). Dimulai pukul 15.00 WIB, anak-anak berkumpul di RT/93, kemudian warga di masing-masing rumah mulai membagikan makanan, minuman, hingga uang baru kepada mereka.

Ketua RT/03 RW/02, Sulistiorini menyebut, tradisi berbagi ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan hingga kini masih terpelihara dengan baik. Bahkan setiap Bibibi dilakukan, selalu diikuti puluhan anak-anak dengan antusias.

“Biasanya warga secara bergantian memberikan makanan ringan, minuman, bahkan uang. Namun tidak ada keharusan bagi warga untuk memberi kepada anak-anak,” katanya.

Saat berkeliling dan tiba di depan rumah warga yang akan memberi, anak-anak akan mengucapkan kata ‘bibibi’. Setelah itu, warga memberikan makanan atau minuman kepada mereka.

Karena banyaknya warga yang memberi, anak-anak biasanya membawa kantong plastik berukuran besar. Saat pulang, kantong tersebut sudah penuh dengan makanan dan minuman pemberian warga.

“Harapan saya, tradisi Bibibi ini terus ada dan tetap dilestarikan, apalagi sekarang sudah dikukuhkan sebagai warisan tak benda milik Kota Probolinggo,” imbuh Sulistiorini.

Salah satu remaja yang ikut dalam tradisi Bibibi, Nabila (18), mengaku senang bisa ikut meramaikan tradisi tersebut dan mendapatkan banyak makanan, minuman hingga uang.

“Senang sekali bisa ikut Bibibi. Namun saya juga sedikit sedih karena ini mungkin Bibibi terakhir yang saya ikuti, karena tahun depan usia saya sudah dewasa,” papar dia. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.