Lumajang, – Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Lumajang mulai dipersiapkan melalui apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Alun-alun Utara Lumajang.
Dalam operasi tersebut, aparat menyiapkan ratusan personel gabungan guna memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik Idul Fitri.
Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, pengamanan Lebaran tahun ini melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga organisasi masyarakat yang siap membantu pelayanan kepada masyarakat.
“Idealnya kami menyiapkan sekitar dua per tiga pasukan, kurang lebih 200-an personel dari kepolisian. Namun kami juga dibantu oleh pemerintah daerah, TNI, serta stakeholder lainnya yang siap membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Alex, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam operasi pengamanan mudik tahun ini sejumlah organisasi masyarakat juga dilibatkan untuk membantu pelayanan, pengamanan, hingga penyampaian informasi terkait perkembangan arus lalu lintas maupun kondisi di lokasi wisata yang diperkirakan ramai saat libur Lebaran.
“Ada beberapa organisasi masyarakat juga yang ikut membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam bentuk pengamanan maupun informasi mengenai perkembangan situasi arus lalu lintas serta kondisi di tempat-tempat wisata,” katanya.
Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, petugas disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan, terutama di jalur yang dilalui para pemudik menuju wilayah Lumajang maupun daerah sekitarnya.
Alex memperkirakan, jumlah personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan Lebaran tahun ini bisa mencapai lebih dari 300 orang karena adanya tambahan dukungan dari TNI dan pemerintah daerah.
“Perkiraan saya lebih dari 300 personel karena dari Polres sendiri sudah menyiapkan sekitar 200 lebih anggota, kemudian ada tambahan dari TNI serta pemerintah daerah,” pungkasnya. (*)











