Jember,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat realisasi angkutan barang sebesar 33.746 ton sepanjang tahun 2025.

Angka tersebut melampaui target tahunan sebesar 12.740 ton atau setara kenaikan 265 persen dari rencana kerja yang ditetapkan.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa peningkatan volume angkutan barang dipengaruhi oleh optimalisasi operasional dan meningkatnya pemanfaatan layanan Retail atau Barang Hantaran Paket (BHP).

“Realisasi angkutan barang tahun 2025 mencapai 33.746 ton atau 265 persen dari target. Hal ini menunjukkan layanan angkutan barang kereta api, khususnya Retail atau BHP, terus dimanfaatkan masyarakat dan pelaku usaha,” kata Cahyo, Kamis  (22/1/26).

Layanan angkutan retail atau BHP di wilayah Daop 9 Jember saat ini, dilayani oleh KA Blambangan Ekspres, KA Wijayakusuma, dan KA Sritanjung. Layanan tersebut digunakan untuk mendukung distribusi barang antarwilayah.

Cahyo menambahkan, capaian tersebut menjadi dasar bagi KAI Daop 9 Jember untuk meningkatkan kinerja angkutan barang pada tahun berikutnya, baik dari sisi volume maupun layanan.

“KAI Daop 9 Jember akan terus mengembangkan angkutan barang agar lebih optimal dan kompetitif,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, KAI Daop 9 Jember menargetkan penguatan layanan angkutan barang berbasis kereta api sebagai bagian dari sistem logistik wilayah. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.