Pasuruan, – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kota Pasuruan mulai menegaskan arah penataan kota.
Komitmen tersebut disampaikan Walikota Pasuruan, Adi Wibowo saat memimpin apel bersama Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja di Alun-alun Kota Pasuruan, Senin (5/1/2025).
Apel diikuti Wakil Walikota Pasuruan, Sekretaris Daerah, Kepala Dishub, serta Kasatpol PP. Dalam arahannya, Adi Wibowo menegaskan peran Dishub dan Satpol PP sebagai perangkat daerah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, terutama dalam penegakan aturan dan pelayanan publik.
Menurut dia, tahun 2026 merupakan fase awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga dibutuhkan konsistensi dan kedisiplinan aparatur dalam bekerja.
“Di era digitalisasi ini, kita bekerja bukan hanya karena diawasi atasan, tetapi karena tanggung jawab dan keikhlasan. Media sosial menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi kinerja, bukan karena tuntutan viral, tetapi untuk memacu kita bekerja lebih baik,” kata Mas Adi, sapaan akrab Adi Wibowo.
Ia juga menyoroti pentingnya penegakan aturan yang berkelanjutan. Adi Wibowo mengaku, kerap menerima laporan sekaligus turun langsung ke lapangan untuk melihat pelanggaran, mulai dari parkir di trotoar, aktivitas pedagang kaki lima, hingga pelanggaran lalu lintas.
“Saya tidak ingin ada kalimat kemarin tertib, sekarang tidak tertib lagi. Ekspektasi publik di tahun 2026 ini sangat tinggi, sementara keterbatasan fiskal tetap ada. Kuncinya adalah bekerja sesuai SOP dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia meminta fasilitas publik yang telah disediakan pemerintah dimanfaatkan secara optimal dan diikuti dengan pengawasan di lapangan. Satpol PP diminta memahami aturan yang ditegakkan, sementara Dishub diharapkan memperkuat pengaturan lalu lintas dan parkir.
“Saya tidak ingin lagi melihat trotoar digunakan untuk parkir atau berjualan, baik di alun-alun maupun di wilayah lain. SOP harus jelas dan dipahami oleh seluruh petugas,” tegasnya.
Menutup arahannya, Adi Wibowo mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat kerja tim dan meninggalkan pola kerja individual.
“Sekarang bukan zamannya superman, tapi super team. Di awal tahun 2026 ini, mari kita bangun kembali komitmen untuk bekerja lebih baik demi Kota Pasuruan yang lebih tertata,” pungkasnya. (*)












