Probolinggo,- Harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mayangan, Kota Probolinggo, mengalami kenaikan signifikan akibat banyaknya nelayan yang tidak melaut.
Sejumlah ikan laut yang naik harga, misalnya adalah ikan tongkol yang kini dijual pedagang Rp24 ribu per kilogram (kg). Padahal sebelumnya hanya seharga Rp21 ribu/kg.
Lalu, ikan mangla kini dijual pedagang Rp17 ribu/kg atau naik Rp2 dari sebelumnya Rp15 ribu/kg. Ikan dorang juga naik jadi Rp45 ribu/kg, dengan harga sebelumnya Rp 40 ribu/kg.
Selain itu, ikan benggol juga naik menjadi Rp30 ribu/kg dari harga awal Rp27 ribu/kg. Ikan Lemuru tak ketinggalan naik harga jadi Rp18 ribu dari sebelumnya Rp15 ribu/kg.
“Naiknya harga ikan di TPI Mayangan ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu, dengan kenaikan antara Rp2 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogram,” kata Fredi, penjual ikan di Pasar Ikan Mayangan, Sabtu (29/11/25).
Fredi menjelaskan, meski stok ikan di TPI Mayangan saat ini cukup banyak, namun sebagian besar didatangkan dari luar Kota Probolinggo, seperti Malang, Situbondo, dan Pasuruan.
“Mahalnya harga ikan meski stok banyak karena nelayan Kota Probolinggo banyak yang tidak melaut akibat angin kencang dalam beberapa hari terakhir,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Sulama. Ia menyebut, kenaikan harga terjadi karena nelayan tidak melaut akibat cuaca buruk (cabur) berupa angin muson barat yang melanda perairan Probolinggo.
“Diperkirakan kondisi angin barat yang menyebabkan banyak nelayan tidak bekerja ini akan berlangsung dalam dua pekan depan, jadi harga ikan kemungkinan masih tetap tinggi,” ujar pedagang ikan di Pasar Ikan Mayangan ini. (*)












