Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Peristiwa · 2 Mei 2025 20:01 WIB

Jadi Tuan Rumah Pesta Miras yang Tewaskan 2 Orang, Kades Temenggungan Ngaku Tidak Tahu


					Tangkapan layar video keramaian warga di rumah Kades Temenggungan, Krejengan, Probolinggo pasca pesta miras. Perbesar

Tangkapan layar video keramaian warga di rumah Kades Temenggungan, Krejengan, Probolinggo pasca pesta miras.

Probolinggo,– Muhammad Iqbal Ali, Kepala Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya angkat bicara pasca insiden pesta minuman keras (miras) yang menyebabkan dua warga meninggal dunia.

Ia menegaskan tidak mengetahui adanya pesta miras yang disebut berlangsung di kediamannya pada malam kejadian.

Kades Temenggungan menjelaskan bahwa pada malam itu, Selasa (29/4/25), dirinya tengah menggelar acara tahlilan. Usai acara, ia langsung masuk rumah untuk beristirahat dan tidak mengetahui aktivitas apapun yang terjadi setelahnya.

“Saya benar-benar tidak tahu ada pesta miras di rumah saya. Malam itu saya hanya fokus pada tahlilan. Setelah selesai, saya langsung masuk ke dalam rumah dan istirahat,” ujar Iqbal, Jumat (2/5/25).

Peristiwa tragis ini terjadi antara tanggal 29 hingga 30 April 2025. Dua orang warga meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi minuman keras bersama sejumlah warga lain di lokasi tersebut.

Salah satu korban, Albar (38), warga Desa Prasi, disebut memiliki riwayat penyakit jantung. Menurut keterangan keluarga, sebelum dibawa ke RS Waluyo Jati Kraksaan, Albar sempat mengeluhkan sesak napas.

Kemudian kondisinya memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia pada Kamis dini hari. Albar diketahui merupakan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Puskesmas Wangkal, Kecamatan Gading.

“Saya ikut berduka atas kejadian ini. Namun sekali lagi, saya tidak tahu ada pesta miras. Itu di luar sepengetahuan saya,” ujar Iqbal.

Sementara itu, Kapolsek Krejengan AKP Marudji mengatakan bahwa polisi masih menyelidiki kasus ini, termasuk asal muasal minuman keras yang dikonsumsi para korban.

Dari enam orang yang ikut dalam pesta minuman  beralkohol tersebut, dua orang meninggal dan empat lainnya dilaporkan sudah dalam kondisi stabil.

Informasi sementara menyebutkan bahwa miras tersebut dibeli oleh Albar dan seorang warga lain berinisial T di wilayah Kecamatan Kraksaan. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 507 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Terlindas Truk Tebu, Pemotor di Jalur Pantura Pajarakan Tewas

24 Agustus 2025 - 16:12 WIB

Trending di Peristiwa