Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Hukum & Kriminal · 17 Apr 2025 17:21 WIB

Habisi Istri dengan Keji, Didik Mengaku Dibakar Rasa Cemburu


					CEMBURU: Pelaku pembunuhan, Didik, saat berada di ruang penyelidikan Satreskrim Polres Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu).
Perbesar

CEMBURU: Pelaku pembunuhan, Didik, saat berada di ruang penyelidikan Satreskrim Polres Probolinggo. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Didik (25), warga Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, nekad membunuh istrinya di jalan Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jumat (4/4/25) lalu.

Kini ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya pasca ditangkap aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Badung, Bali, Rabu (17/4/25) malam.

Saat ditanya wartawan, Didik mengaku nekad menghabisi nyawa istrinya lantaran terbakar api cemburu. Ia menduga ada orang ketiga yang membuat hubungan rumah tangganya retak.

“Karena cemburu,” kata Didik singkat di Mapolres Probolinggo, Kamis (17/4/25).

Pada malam kejadian, Didik yang sudah pisah ranjang dengan istrinya selama beberapa pekan, berangkat dari Lumajang untuk bertemu istrinya, Dwi Nurtikki Damayanti (25) warga Desa Sumberpoh, Kecamatan Sumberpoh.

Mereka berdua lantas bertemu di salah satu toko waralaba yang berada di Kecamatan Banyuanyar. Keduanya kemudian sempat pergi berboncengan.

Namun sesampainya di jalan Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, diduga terjadi cekcok antara keduanya. Didik yang tak kuasa mengendalikan emosi, lantas menganiaya korban hingga tewas.

“Naik motor, bunuh di lokasi (tempat ditemukan jenazah korban, red) dengan pisau,” aku Didik.

Setelah membunuh korban, Didik langsung melarikan diri dan kembali ke Lumajang. Di Lumajang, ia kemudian mempersiapkan pelariannya ke pulau Bali.

“Jumat malam (tanggal 4 April 2025 red,) saya ke Bali, naik travel,” ujar pria berambut lurus ini.

Seperti diketahui, Dwi Nurtikki Damayanti, ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Alas Malang, Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jum’at dini hari (4/4/25).

Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 01.30 WIB. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka akibat senjata tajam. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 1,517 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal