Menu

Mode Gelap
Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja? BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

Pemerintahan · 16 Des 2024 15:48 WIB

Bangganya Pj. Bupati Lumajang, 69 Desa Berstatus Desa Mandiri


					Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni atau kerap dipanggil Yuyun. (foto: dok) Perbesar

Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni atau kerap dipanggil Yuyun. (foto: dok)

Lumajang,- Berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) yang diterbitkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), jumlah desa mandiri pada tahun ini telah mencapai 16.908.

IDM adalah sarana yang dikembangkan oleh Kemendes PDTT untuk mengukur tingkat perkembangan desa di Indonesia. IDM digunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan dana desa dan sebagai tolok ukur kemajuan pembangunan desa.

IDM dikembangkan dengan melibatkan partisipasi masyarakat sesuai karakteristik wilayah desa, yaitu tipologi dengan modal sosial, modal ekonomi dan modal lingkungan.

Jika melihat kembali pencapain beberapa wilayah, khususnya yang masih memiliki banyak desa kategori tertinggal maupun sangat tertinggal, dukungan dan peran pemerintah, mutlak diperlukan dengan konsolidasi perencanaan dan penganggaran publik menjadi kata kunci.

Sebaliknya di beberapa wilayah yang sudah memiliki jumlah desa mandiri dalam kapasitas memadai, peran pemerintah lebih pada penciptaan kondisi yang memungkinkan atau mendukung demi mendorong aktifnya peran dari aktor-aktor non-pemerintah.

Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni atau Yuyun mengatakan, pada tahun 2023, Kabupaten Lumajang telah memiliki 60 desa mandiri. Jumlah ini meningkat 62 persen dari 2022.

“Pada waktu itu baru ada 37 desa berstatus mandiri. Pada tahun 2024 ini alhamdulillah 69 desa atau 35 persen desa di Lumajang telah berstatus desa mandiri,” kata Yuyun, Senin (16/12/24).

Dengan status mandiri tersebut, Yuyun berharap dapat pula mendorong kemandirian desa dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Khususnya untuk mencapai swasembada pangan, swasembada energi dan kemajuan ekonomi melalui hilirisasi produk lokal, serta mengembangkan potensi wisata lokal.

“Jadi semua potensi yang ada di desa merupakan amanah yang harus kita kelola dengan sebaik-baiknya untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

SPPG Lumajang Sasar 3.750 Siswa dan Ibu Hamil, Bupati: Menu Disesuaikan Kebutuhan Gizi

25 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Bupati Lumajang: 73 Titik SPPG Disiapkan, 61 Sudah Miliki Titik Lokasi dan Izin Operasional

25 Agustus 2025 - 17:20 WIB

Trending di Pemerintahan