Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Politik · 30 Okt 2024 17:12 WIB

Melalui DAU, Bunda Indah Janjikan Rp 100 Juta per Dusun Jika Terpilih


					Calon Bupati Lumajang Indah Amperawati.
Perbesar

Calon Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Lumajang, – Dana dusun  selama ini belum pernah tersentuh oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Kini calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma ingin membangun Lumajang dari dusun.

“Karena biasanya membangun dan menata dari kota atau membangun dari desa. Ini saya menganggap dusun ini adalah wilayah terkecil dari sebuah pemerintahan,” kata wanita yang akrab disapa Bunda Indah itu, Jumat (1/11/24).

Bunda Indah menambahkan, sebanyak 879 dusun di Lumajang akan mendapatkan Rp100 juta per dusunnya.

Untuk merealisasikan program ini dibutuhkan Rp 88 miliar per tahun. Dari mana anggarannya? Bunda Indah menegaskan, sebenarnya dana dusun ini sudah bisa dicukupi dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Menurutnya, ketika pembangun dimulai dari dusun, maka semua permasalahan yang berkaitan dengan pembangunan akan merata.

Dana dusun ini harus menyentuh enam standar yakni, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perumahan dan pemukiman serta trantib linmas dan sosial.

“Misalnya, dana dusun ini bisa menyelesaikan masalah anak putus sekolah (DO) atau usia anak yang tidak pernah sekolah,” katanya.

Bunda Indah mengatakan, Kabupaten Lumajang masuk peringkat tujuh di Jawa Timur terkait anak putus sekolah (DO) dan tidak pernah sekolah.

“Jadi DO itu kurang lebih 6.000 anak yang di usia sekolah, tapi tidak pernah sekolah sekitar 4.000,” pungkasnya. (*)

 

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dulu Duel saat Pilkada, PDI-P dan Partai Nasdem Kini Dukung Pemerintahan Gus Haris – Ra Fahmi

3 Juli 2025 - 21:34 WIB

Pemilu Nasional dan Pilkada Dipisah, Tantangan Baru bagi Partai Politik

30 Juni 2025 - 15:56 WIB

Pimpin Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania Siap Maju Pilkada

28 Juni 2025 - 18:50 WIB

Era Baru, Dini Rahmania Nahkodai Nasdem Kabupaten Probolinggo

28 Juni 2025 - 15:04 WIB

Tidak Ada Pemilu, Bawaslu Kota Probolinggo Gandeng Kelompok Cipayung Plus Kerjasama Bidang ini

20 Juni 2025 - 20:30 WIB

Pilkades Serentak di Pasuruan Terancam Ditunda, 17 Desa Gagal Gelar Pemilihan Tahun Ini

14 Juni 2025 - 15:35 WIB

Tingkat Partisipasi Tinggi, KPU Kota Probolinggo Terbitkan 2 Buku Riset Pilkada

29 April 2025 - 20:14 WIB

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Trending di Politik