Menu

Mode Gelap
Kuota Haji Lumajang 2025 Menurun Peringati Hari Buruh, Pemkab Probolinggo Ajak Serikat Pekerja dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi Batik dan Bordir Lumajang Unjuk Pesona di Ajang Batik Bordir Aksesoris Fair 2025 Kemenag Lumajang Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Jamaah Haji Lansia Anak di Bawah Umur di Lumajang Jadi Korban Rudapaksa Ayah Kandungnya KAI Daop 9 Jember Persempit Perlintasan JPL 09, Hanya Boleh Dilalui Kendaraan Bermotor

Pemerintahan · 5 Jan 2023 15:55 WIB

2022 Tak Tercapai, PAD Tera Ulang Tak Dikurangi


					2022 Tak Tercapai, PAD Tera Ulang Tak Dikurangi Perbesar

Probolinggo – Pada 2022 lalu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Legal pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo gagal memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tera ulang. Dari Target Rp181.783.500 yang tercapai Rp178.343.000 atau 98,11 persen.

Meski begitu, tidak tercapainya target tersebut lantas mengurangi jumlah PAD retribusi tera ulang dikurangi pada tahun 2023 ini. Targetnya masih sama, yakni Rp181.783.500.

Oleh sebab itu, pihak UPT Metrologi Legal berjanji akan terus bekerja secara maksimal agar target tersebut tercapai.

“Kami akan meningkatkan koordinasi, sosialisasi, dan edukasi tentang WTU (Wajib Tera Ulang, Red) di pasar untuk meningkatkan kesadaran melakukan tera ulang. Serta meningkatkan pengawasan UTTP (alat-alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya, Red.) baik di pasar maupun tempat-tempat usaha,” kata Kepala UPT Metrologi Legal, Diyah Setyo Rini, Kamis (5/1/2023).

Rini juga menyampaikan, tidak tercapainya target PAD pada tahun sebelumnya merupakan yang pertama dari beberapa tahun terakhir. Hal itu disebabkan adanya pengurangan jumlah bahan yang ditera ulang.

“Ada pengurangan sekitar 13 nozzle karena tidak aktif. Pada 2021 sebanyak 284 nozzle. Namun 2022 menjadi 271 nozzle baik itu SPBU, Indomobil maupun Pertashop,” paparnya.

Ia melanjutkan, selain nozzle, terdapat pengurangan juga dalam jumlah timbangan di perusahaan. Pada 2022 lalu jembatan timbangan di perusahaan yang ditera ulang jumlahnya sebanyak 32 buah. Jumlah ini lebih sedikit jika dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 36 jembatan timbangan di perusahaan

“Ke depan kami akan lebih maksimal lagi dalam upaya mencapai PAD. Kami akan tera bersinergi baik di internal maupun pihak pihak terkait lainnya. Karena targetnya masih sama dengan tahun 2022,” ujarnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Komisi A DPRD Lumajang Apresiasi Kinerja Damkar, Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana

30 April 2025 - 10:21 WIB

DPRD Lumajang Gelar Uji Publik Raperda Fasilitasi Pengembangan Pesantren

30 April 2025 - 09:17 WIB

Hanya Dijatah Anggaran Rp 150 juta Setahun, MUI Probolinggo Protes

30 April 2025 - 03:53 WIB

Tujuh Formasi CPNS di Lumajang Belum Terisi, Pemkab Lumajang Tetap Fokus Kualitas Pelayanan

28 April 2025 - 17:51 WIB

Dinsos Lumajang Habiskan Dana Rp5,113 Miliar untuk Pemenuhan Pelayanan Minimum

28 April 2025 - 13:30 WIB

Pemkab Lumajang Berupaya Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintah Desa

27 April 2025 - 16:38 WIB

Hudri Nakhodai FKUB Kota Probolinggo, Janji Rawat Harmoni

25 April 2025 - 21:21 WIB

Tipiring Tidak Memberikan Efek Jera, Perda Miras di Probolinggo Bakal Direvisi

24 April 2025 - 19:48 WIB

Blusukan ke SD Rusak, Bupati Pasuruan Minta Diperbaiki Segera

24 April 2025 - 16:40 WIB

Trending di Pemerintahan