Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Hukum & Kriminal · 29 Apr 2022 15:36 WIB

Sakit Hati, Alasan Cucu di Bantaran Habisi Nyawa Neneknya


					Sakit Hati, Alasan Cucu di Bantaran Habisi Nyawa Neneknya Perbesar

Pajarakan,- Ahmad Hadi (23), warga Dusun Krajan, Desa Legundi, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo gelap mata. Ia nekad menghabisi nyawa kerabatnya Jaminah (65), meski tinggal serumah.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Rahmad Ridho Satrio menyebut motif yang dilakukan pelaku hingga tega menghabisi korban dikarenakan sakit hati mendengar perkataan korban. Kala itu, pelaku meminta uang kepada korban, Kamis (21/4/2022).

“Pelaku ini sakit hati karena korban menghina dirinya dan ayahnya sehingga ketika ia pulang dari rumah korban ia melihat sebuah kunci inggris. Kemudian ia mendatangi kembali rumah korban dan memukul korban disaat sedang mandi,” kata Kasat Reskrim.

Guna menghilangkan barang bukti tersangka kemudian menyeret korban ke sebuah pekarangan kosong milik tetangganya. Namun kematian korban nyatanya tetap diketahui selang beberapa hari kemudian.

“Korban menyeret korban ke pekarangan kosong namun tetap diketahui oleh warga sekitar karena bau yang cukup menyengat dikarenakan korban meninggal beberapa hari,” imbuhnya.

Untuk menghabisi nyawa korban, pelaku yang merupakan cucu keponakan korban, memukulkan kunci inggris ke kepala korban hingga wanita paruh baya itu terkapar.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 dan 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup atau kurungan paling lama 20 tahun penjara,” urai AKP Ridho.

Sekedar informasi, warga Desa Legundi dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di samping pekarangan rumah kosong, awal pekan kemarin. Diduga, mayat sudah lebih dari 5 hari lantaran sudah menimbulkan aroma tidak sedap. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal