Menu

Mode Gelap
Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda Mencekam! Warga Bakar Gedung Negara Grahadi Surabaya Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan

Peristiwa · 13 Feb 2022 12:22 WIB

Jalan Kraksaan-Gading Berlubang, Warga Tanam Pohon Pepaya


					Jalan Kraksaan-Gading Berlubang, Warga Tanam Pohon Pepaya Perbesar

Krejengan,- Kondisi jalan yang rusak parah, membuat warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo gerah. Mereka pun melampiaskan kegerahannya dengan menanam pohon pepaya di lubang yang menganga lebar di tengah jalan.

Pantauan PANTURA7. com, kerusakan jalan jalur Kraksaan – Gading itu memang tergolong parah. Bahkan, terdapat lubang menganga lebar dengan diamater hampir 70 sentimeter di badan jalan, yang tepat berada di Desa Sentong.

Setelah berbagai laporan ke pemerintah desa tak kunjung digubris, warga pun secara spontanitas menanam pohon pepaya di tengah jalan yang berlubang. Aksi itu dilakukan, Jum’at (10/2/22) kemarin.

Salah seorang warga Desa Sentong, Muhammad Miftahul Haqqi mengatakan, jalan berlubang tersebut sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas. Sebab, tak sedikit pengendara yang melintas baik siang maupun malam hari.

“Banyak yang lewat di sini, ini kan jalan arah menuju Kraksaan. Pastinya membahayakan, maka dari itu ditanami pohon,” ungkapnya.

Ia meminta, para pengguna jalan ekstra hati-hati saat melintasi jalur antar kecamatan itu. Terlebih saat malam hari karena minimnya rambu-rambu peringatan maupun penerangan jalan.

“Jalan itu rusak lagi, mungkin akibat hujan. Soalnya ketika hujan deras, air menggenang di bagian tengah jalan,” Miftahul menambahkan.

Miftahul juga menyoroti perbaikan jalan yang dilakukan sebelumnya di jalan tersebut. Ia menilai, perbaikan jalan kurang maksimal karena sistem tambal sulam jalan berlubang hanya menggunakan semen.

“Semen yang digunakan untuk penembelan jalan yang berlubang cepat rusak. Soalnya hujan hampir setiap hari terjadi,” keluh pria yang akrab di sapa Iing ini. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

31 Agustus 2025 - 07:45 WIB

Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

30 Agustus 2025 - 20:05 WIB

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Trending di Peristiwa