Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Advertorial · 11 Mei 2021 14:37 WIB

Lebaran Ditengah Pandemi, Pemkab Probolinggo Tutup Destinasi Wisata


					Lebaran Ditengah Pandemi, Pemkab Probolinggo Tutup Destinasi Wisata Perbesar

DRINGU,- Para wisatawan, khususnya warga Kabupaten Probolinggo, pada libur lebaran tahun ini harus gigit jari. Sebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolingggo memutuskan untuk menutup seluruh destinasi wisata di daerahnya.

Kebijakan menutup tempat wisata tertuang dalam surat edaran (SE) Bupati Probolinggo nomor : 556/356/426.118/2021 tentang penutupan sementara obyek wisata pada liburan hari raya 1442 H dan hari libur nasional di sektor pariwisata pada masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Tak tanggung-tanggung, seluruh tempat wisata yang jumlahnya sekitar 39 titik ditutup. Penutupan sementara untuk mencegah penyebaran Covid-19 itu, berlaku selama 11 hari, yakni sejak Kamis (13/5/21) hingg Minggu (23/5/2021).

“Iya seluruh sektor wisata di Kabupaten Probolinggo ditutup sementara, tanpa terkecuali. Termasuk juga wisata Gunung Bromo,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwasata dan Kebudayaan (Disporabudpar) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, Selasa (11/5/2021).

Dijelaskan Sugeng, untuk menyukseskan penutupan sementara, pihaknya juga melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) di Kabupaten Probolinggo agar ikut lmengawasi dan juga membantu koordinasi dengan pengelola wisata.

“Sudah, sesuai dengan SE dari Ibu Bupati juga memerintahkan kepada camat, kepala desa hingga lurah agar berkoordinasi dengan seluruh pengelola obyek wisata di desa maupun kelurahan untuk penutupannya,” ungkap Sugeng.

Sekedar informasi, terhitung sejak Senin (10/5/2021) di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, 18 kecamatan sudah masuk zona hijau, 5 kecamatan zona kuning dan 1 kecamatan zona oranye. Adapun jumlah keseluruhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3.200 orang. (Adv)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Rokok Ilegal jadi Ancaman Serius Pembangunan Daerah, Bea Cukai Probolinggo Gencarkan Sosialisasi

26 Agustus 2025 - 15:15 WIB

Ada Festival Si Tepat di Kabupaten Probolinggo, Ada Pojok Rekrutmen hingga Bazar

18 Agustus 2025 - 14:26 WIB

Semipro 2025 Tuntas Digelar, Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah

8 Juli 2025 - 09:27 WIB

Masuk KEN 2025, Lumajang Dapat Suntikan Dana Even dari Kemenparekraf

29 Juni 2025 - 20:37 WIB

Segoro Topeng Kaliwungu Masuk Karisma Event Nusantara 2025, Wakil Menteri Pariwisata Beri Apresiasi Tinggi

29 Juni 2025 - 20:15 WIB

Persempit Peredaran Rokok Ilegal di Probolinggo, Bea Cukai Masifkan Sosialisasi lewat Radio

26 Juni 2025 - 19:56 WIB

Ketidaksesuaian Data LTT dan Serapan Pupuk Ancam Program Swasembada Pangan di Lumajang

23 Mei 2025 - 20:01 WIB

Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan

5 April 2025 - 18:04 WIB

Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

3 April 2025 - 12:47 WIB

Trending di Advertorial