Menu

Mode Gelap
Bupati Lumajang Tegaskan Larangan Tahan Ijazah dan Wajib Patuhi UMK Ditengah Efisiensi, Pemkot Probolinggo Digerojok Anggaran Rp40 Miliar untuk Perbaiki Infrastruktur Hari Buruh Internasional, Mahasiswa dan Pekerja Lurug Gedung DPRD Jember Futsal Gagal Melenggang, KONI Kota Probolinggo Sisakan 32 Cabor di Porprov Jatim 2025 Kuota Haji Lumajang 2025 Menurun Peringati Hari Buruh, Pemkab Probolinggo Ajak Serikat Pekerja dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi

Hukum & Kriminal · 23 Nov 2020 14:14 WIB

Diduga Selewengkan DD, 5 Kades Segera Dipolisikan


					Diduga Selewengkan DD, 5 Kades Segera Dipolisikan Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Probolinggo segera melaporkan sedikitnya 5 orang oknum Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Probolinggo ke pihak kepolisian.

Pelaporan itu terkait dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) di desanya masing-masing.

Bupati LIRA Probolinggo Samsuddin menjelaskan, dari hasil investigasi dan observasi anggotanya selama 2 bulan terakhir, 5 oknum kades tersebut diduga kuat menyalahgunakan anggaran DD untuk kepentingan pribadinya.

“Semua data sudah lengkap dan valid setelah anggota kami mencari informasi selama 2 bulan. Tetapi kami masih belum bisa menyebutkan siapa saja yang akan kami laporkan ke Polda (Jawa Timur) dan Kejaksaan (Negeri Kraksaan),” kata Samsuddin, Senin (23/11/2020).

Jika berkas laporan sudah dipegang aparat penegak hukum (APH) , barulah pihaknya menurut Samsudin, akan membeberkan siapa saja oknum kades yang terseret dalam pusaran korupsi itu.

Nantinya, lanjut Samsuddin, pihaknya akan menyebutkan siapa saja oknum kades-kades yang akan dilaporkan jika sudah hari pelaporannya tiba. Hal tersebut, menurut dia, agar pemimpin desa yang sudah dipercayai dan dipilih warga tidak semena-mena menggunakan uang negara.

“Setelah laporan dugaan penyelewengan DD ini selesai, kami akan kawal sampai benar-benar tuntas. Tujuannya, supaya menjadi pelajaran bagi siapapun lebih-lebih bagi kades di Probolinggo untuk tidak mementingkan urusan pribadinya,” tutur dia.

Samsudin menyebut, pihaknya akan senang hati ‘duel’ dengan oknum kades-kades terlapor bilamana mereka tidak terima dengan fungsi pengawasan yang dilakukan ia dan anggotanya.

“Karena kepala desa juga memilik lembaga bernama Apdesi, yang siap mengawal dan pasang badan jika ada oknum kades yang dilaporkan oleh LSM. Oleh karena itu kami persilahkan,” tutup pria asal Kecamatan Tiris ini. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Anak di Bawah Umur di Lumajang Jadi Korban Rudapaksa Ayah Kandungnya

1 Mei 2025 - 15:06 WIB

Sebulan, Polres Probolinggo Bongkar 17 Kasus Narkotika dan Okerbaya

30 April 2025 - 19:32 WIB

Perselisihan soal 1 Liter Bensin, Paman dan Keponakan Berujung di PN Lumajang

30 April 2025 - 17:05 WIB

Kakak-adik Maling Motor Spesialis Bobol Rumah Ditangkap Polisi, Beraksi di 21 TKP

30 April 2025 - 16:50 WIB

Terdakwa Ganja Lumajang Divonis 20 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertanyakan Keadilan

30 April 2025 - 15:21 WIB

Tiga Terdakwa Ganja Divonis 20 Tahun Penjara

30 April 2025 - 09:46 WIB

Kelompok Pemuda Rusak Cafe di Kota Probolinggo, Sejumlah Terduga Pelaku Ditangkap

29 April 2025 - 18:19 WIB

Pemuda Pasuruan Dibekuk, 8,33 Gram Sabu Siap Edar Disita Polisi

29 April 2025 - 17:32 WIB

Tomo Divonis 20 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar dalam Kasus Ganja di Lumajang

29 April 2025 - 17:15 WIB

Trending di Hukum & Kriminal