Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib

Ekonomi · 25 Feb 2020 07:06 WIB

DPRD Jatim Sebut Probolinggo Bukan Kabupaten Miskin


					DPRD Jatim Sebut Probolinggo Bukan Kabupaten Miskin Perbesar

MARON-PANTURA7.com, Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) yang menempatkan Kabupaten Probolinggo sebagai daerah termiskin ke 4 di Jatim menuai polemik. Setelah disanggah oleh Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, kini giliran anggota DPRD Jatim angkat bicara.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim, Habib Mahdi mengatakan, seharusnya BPS lebih detil menelaah kondisi perekonomian di Kabupaten Probolinggo. Sebab menurut Mahdi, selama beberapa tahun terakhir sektor perekonomian di Kabupaten Probolinggo terus tumbuh.

“Perekokomian di Kabupaten Probolinggo terus tumbuh, baik dari sektor perkebunan, pertanian, pariwisata yang banyak bermunculan desa wisata hingga jumlah UMKM yang terus meningkat,” kata Mahdi, Selasa (25/2/2020).

Sampel terhadap 1.000 kepala keluarga (KK) yang digunakan BPS sebagai sumber data, sambung politisi PPP ini, tidak merepresentasikan kondisi rakyat Kabupaten Probolinggo secara keseluruhan.

“Kadang-kadang masyarakat kan tidak menyampaikan kondisi yang sebenarnya hanya karena mereka ingin mendapat bantuan. Maka tidak elok jika hanya melihat Kabupaten Probolinggo dari sampel yang sedikit,” urainya.

Mahdi menyebut predikat Probolinggo sebagai kabupaten termiskin ke 4 di Jatim bukan kondisi riil lapangan. “Coba bandingkan (perekonomian di Kabupaten Probolinggo) dengan kabupaten lain, seperti Ngawi dan Pacitan,” tandas politisi asal Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo ini.

Sebelumnya, Minggu (23/2/2020), Puput Tantriana Sari menyampaikan, rilis BPS soal kemiskinan di Kabupaten Probolinggo tidak betul. Sebaliknya kata Tantri, rakyat Kabupaten Probolinggo saat ini lebih makmur berdasarkan pendapatan per kapita penduduk.

“Tujuh belas koma sekian persen angka kemiskinan itu tidak betul. Karena rakyat Kabupaten Probolinggo satu juta seratusan jiwa, yang dipotret oleh BPS hanya tak sampai seribu KK (Kepala Keluarga, red). Yang artinya, potret itu tidak memotret secara riil masyarakat,” klaim bupati.

Berikut Kabupaten/Kota termiskin di Jatim versi BPS :
1.Kabupaten Sampang, dengan angka kemiskinan 20,71
2.Kabupaten Sumenep, dengan angka kemiskinan 19,48

  1. Kabupaten Bangkalan, dengan angka kemiskinan 18,9
  2. Kabupaten Probolinggo, dengan angka kemiskinan 17,76
  3. Kabupaten Tuban, dengan angka kemiskinan 14,58
  4. Kabupaten Ngawi, dengan angka kemiskinan 14,39
  5. Kabupaten Pamekasan, dengan angka kemiskinan 13,95
  6. Kabupaten Pacitan, dengan angka kemiskinan 13,67
  7. Kabupaten Bondowoso, dengan angka kemiskinan 13,33
  8. Kabupaten Lamongan, dengan angka kemiskinan 13,21. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok

30 Agustus 2025 - 14:44 WIB

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya

29 Agustus 2025 - 20:36 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

DKKPro Tolak Alihfungsi Gedung Kesenian Kota Probolinggo, Beri Alasan Begini

27 Agustus 2025 - 04:03 WIB

Trending di Regional